Jumat, 04 April 2025

Mantan PSMS Kecewa Pusen Dijegal

* Minta Hasil Kongres Dibatalkan
Redaksi - Jumat, 01 September 2023 22:40 WIB
690 view
Mantan PSMS Kecewa Pusen Dijegal
Foto Dok/PSMS
BERI KETERANGAN: Sejumlah Mantan PSMS (dari kiri ke kanan), Badia Raja Manurung, Tumsila, Sunardi B dan Abdul Rahman Gurning secara terpisah saat memberi keterangan. 
Medan (SIB)
Kegagalan Witia Pusen maju sebagai calon ketua pada Kongres Luar Biasa (KLB) Asosiasi Sepak Bola Kota (Askot) PSSI Medan memunculkan kekecewaan. Ada dugaan kesengajaan sehingga sang legenda PSMS tersebut gagal maju.

Kekecewaan itu disampaikan sejumlah Legenda dan Mantan PSMS. Menurut mereka, Witia Pusen sudah cukup layak dan mengerti akan sepak bola, berkasnya juga sudah lengkap. "Saya miris melihat kejadian ini, bagaimana sepak bola kita mau maju kalau cara-cara seperti ini dilakukan?" kata Mantan PSMS, Badia Raja Manurung di Medan, Kamis (31/8).

Menurut Badia, ada pelanggaran yang dilakukan komite pemilihan dengan menganulir Pusen maju. Padahal kredibilitas Pusen sudah diakui sebagai legenda PSMS, Ketua Umum Keluarga Besar Mantan Pemain PSMS Medan hingga pengurus klub. "Jadi semua yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Ketua Askot PSSI Kota Medan, ada pada dirinya," jelasnya.

"Ini tentu tidak fair. Saya rasa hal ini telah mencoreng muka PSSI pimpinan Erick Thohir yang telah bersusah payah memperbaiki kinerja federasi ini. Saya berharap agar Kongres harus dianulir/ditunda kembali untuk dilakukan secara jurdil, bermartabat dan berdaulat," tambahnya lagi.

Kekecewaan juga diutarakan Sunardi B dan Tumsila yang seharus transparan dan diberikan kesempatan kepada calon-calon yang ingin maju.

"Seharusnya Asprov bisa melihat apa yang terjadi 10 tahun belakangan ini, susah sekali kita menelurkan pemain-pemain yang berbakat di Sumatera Utara khususnya Kota Medan. Itu artinya pembinaan yang tidak pernah dilakukan di level bawah hingga atas," Tumsila menambahi

Abdul Rahman Gurning juga mengaku prihatin dengan pelaksanaan KLB Askot PSSI Medan. "Kami terus mengikuti tahap demi tahap. Ada banyak kejanggalan yang terjadi. Dugaan kami memang ketua dipilih aklamasi dan calon yang lain digagalkan, dan kami juga tahu siapa calon yang disiapkan. Jadi kami minta hasil Kongres dibatalkan," tututpnya.

Sebelumnya, Witia Pusen telah mendaftar sebagai calon ketua Askot PSSI Medan, dan berkasnya telah diterima panitia, 24 Agustus 2023. Namun besoknya setelah diverifikasi, berkas dianggap tidak lengkap tanpa alasan.

Adapun Yandrinal Amiruddin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Askot PSSI Medan pada KLB di Focal Point Medan, Selasa (29/8). Yandrinal menggantikan Plt Ketua Askot PSSI Medan Ermalia Nasution yang sudah setahun menjabat. (R17/c)



Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru