Jumat, 04 April 2025

Presiden Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional di Amerika Serikat

Redaksi - Kamis, 03 April 2025 11:42 WIB
209 view
Presiden Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional di Amerika Serikat
GETTY IMAGES/SCOTT OLSON via AFP
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berbicara di hadapan media dalam konferensi pers di Mar-a-Lago Club, Palm Beach, Negara Bagian Florida, Selasa (7/1/2025).
Jakarta(harianSIB.com)

Presiden Donald Trump mengumumkan darurat ekonomi nasional dan menyatakan bahwa Amerika Serikat telah diperlakukan tidak adil oleh negara-negara asing.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada Kamis (3/4) waktu Indonesia, Trump mengungkapkan bahwa negara-negara asing senang menjual barang ke AS, tetapi memberlakukan pembatasan perdagangan yang membuat produk-produk AS menjadi kurang menarik dan tidak kompetitif.

Baca Juga:

"Saya menemukan bahwa kondisi yang mendasari, termasuk kurangnya timbal balik dalam hubungan perdagangan bilateral kita, serta tarif dan hambatan non-tarif yang berbeda, menjadi faktor utama," kata Trump dalam pernyataan yang dirilis oleh Gedung Putih pada 2 April 2025 waktu setempat, dilansir dari CNNIndonesia.com.

Selain itu, lanjut dia, kebijakan ekonomi mitra dagang AS yang menekan upah dan konsumsi domestik, yang tercermin dalam defisit perdagangan barang tahunan yang besar dan terus-menerus, telah menjadi ancaman luar biasa bagi keamanan nasional dan ekonomi Amerika Serikat.

Baca Juga:

"Ancaman itu bersumber seluruhnya atau sebagian besar di luar Amerika Serikat dalam kebijakan ekonomi domestik mitra dagang utama dan ketidakseimbangan struktural dalam sistem perdagangan global," kata Trump.

"Dengan ini saya menyatakan keadaan darurat nasional sehubungan dengan ancaman ini." lanjutnya.

Dalam pernyataan tersebut, Trump juga menyinggung telah menandatangani memorandum kebijakan perdagangan yang menginvestigasi penyebab AS mengalami defisit perdagangan barang tahunan "yang besar dan terus-menerus."

"Termasuk implikasi dan risiko ekonomi dan keamanan nasional yang diakibatkan oleh defisit tersebut, dan untuk melakukan peninjauan dan mengidentifikasi praktik perdagangan tidak adil yang dilakukan negara lain," kata Trump.

Selain itu, ia juga menandatangani memorandum Perdagangan Timbal Balik dan Tarif pada 13 Februari 2025 yang akan meninjau lebih lanjut terkait perdagangan non timbal balik dan mencatat "mencatat hubungan antara praktik non-timbal balik dan defisit perdagangan."

"Pada tanggal 1 April 2025, saya menerima hasil akhir investigasi tersebut, dan saya mengambil tindakan hari ini berdasarkan hasil tersebut." kata Trump.

Dikutip dari CNN Indonesia, CNN menyebut defisit anggaran yang dimaksud Trump adalah bahwa AS mengimpor lebih banyak barang dibandingkan yang mereka ekspor pada 2024, dengan nilai lebihan impor itu senilai US$1,2 triliun dan menjadi catatan rekor untuk perdagangan AS.

Namun, para ekonom sebagian besar setuju bahwa kesenjangan perdagangan barang tidak menggambarkan keseluruhan kisah interaksi ekonomi Amerika dengan mitra dagangnya.

Hal itu seperti, AS mengalami surplus dalam jasa pada 2024 dengan mengekspor jasa senilai US$1,1 triliun dan juga merupakan rekor tertinggi,

CNN menyebut defisit perdagangan diimbangi oleh ekspor akun modal dan keuangan (AS memiliki surplus), yang mencakup transaksi aset asing dan pengampunan utang internasional.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru