Senin, 21 April 2025

Sempat Melakukan Perlawanan, Tim Tabur Kejati Sumut Amankan Terpidana Status DPO

Martohap Simarsoit - Senin, 21 April 2025 15:18 WIB
86 view
Sempat Melakukan Perlawanan, Tim Tabur Kejati Sumut Amankan Terpidana Status DPO
(Foto:dok/Penkum Kejatisu)
Terpidana saat digiring Tim Tabur Kejati Sumut dan Kejari Medan untuk pelaksanaan eksekusi, Minggu (21/4/2025).
Medan(harianSIB.com)
Sempat melakukan perlawanan, Noakhi Bulolo terpidana status masuk daftar pencarian orang (DPO), berhasil diamankan Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejati Sumut dan Kejari Medan di Komplek Perumahan Pasar IV Jalan Tapian Nauli, Kelurahan Medan Selayang, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.

"Terpidana Noakhi Bulolo diamankan, Minggu (20/4/2025), setelah masuk DPO Kejari Medan sejak 16 oktober 2023 karena mengabaikan panggilan dari JPU untuk dieksekusi menjalani hukuman," sebut Kasipenkum Kejati Sumut Adre W Ginting dalam keterangan tertulis via WA, Senin (21/4/2025).

Dijelaskan, eksekusi itu sesuai Putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan Nomor: 2810/Pid.B/2021/PN.Mdn, tanggal 20 Januari 2022, yang menghukum Noakh Bulolo 1 tahun penjara karena terbukti melanggar kesopanan di depan umum, sebagaimana diatur pasal 281 ayat 1 KUHPidana.

Baca Juga:

"Saat diamankan, terpidana sempat melakukan perlawanan, namun tim Tabur berhasil mengamankan dan membawanya ke Kejati Sumut, selanjutnya diserahkan ke Kejari Medan untuk dieksekusi," ujar Ginting.

Disebutkan, sebelumnya JPU menuntut hukuman 2 tahun penjara dalam perkara pelanggaran kesopanan tersebut.

Baca Juga:

Kronologisnya, kata Ginting, pada Minggu tanggal 7 Maret 2021 saksi korban RY menghidupkan air yang berada di depan rumah tempat tinggal korban di Jalan Sei Bah Bolon Kel Babura Kecamatan Medan Baru.

Terpidana datang dan memanggil korban untuk bertanya alamat sehingga korban keluar dari pagar rumah. Lalu terdakwa langsung menarik tangan kanan korban dan melakukan pelecehan. Lalu abang korban datang dan langsung mengamankan terpidana.

"Terpidana terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Di depan umum melakukan perbuatan melanggar kesopanan sebagaimana dalam dakwaan kedua Pasal 281 ayat (1) KUHP.

Terpidana dibawa ke Lapas Tanjung Gusta Medan untuk menjalani hukumannya. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru