
Gawat ! Dunia Terancam Resesi ini Pemicunya
Jakarta(harianSIB.com)Dunia berisiko terjerumus ke dalam resesi akibat kebijakan tarif impor baru yang direncanakan oleh Presiden Amerika Se
Pantauan SNN saat kebetulan melintas, terlihat ratusan warga berkerumun di dekat mobil yang ditumpangi Jokowi itu. Ternyata, saat itu tim Jokowi bagi-bagi beras dan uang di dalam amplop kepada warga. Tampak warga berdesak-desakan di dekat mobil yang membawa beras.
Setelah mendapatkan beras dalam goni kecil itu, warga kemudian mengantri ke mobil depan dimana Jokowi duduk di dalamnya. Saat bertemu Jokowi, semua warga yang mendekat mendapatkan amplop berisi uang. Begitu seterusnya sampai beras habis dibagikan.
Baca Juga:
Salah seorang warga yang ditemui SNN di lokasi, Siti mengatakan tidak tahu dalam rangka apa Jokowin bagi-bagi beras dan amplop itu. "Mungkin karena menjelang lebaran ini," ucapnya sembari membuka amplop yang berisikan uang Rp.50 ribu. Namun ia sempat kecewa karena tidak sempat berswafoto dengan mantan Presiden RI tersebut.
Saat salah seorang petugas keamanan yang mengawal mantan Presiden RI itu ditanya SNN, ia mengatakan bagi-bagi beras dan uang itu bukan hanya sekali ini saja. "Sudah dilakukan Pak Jokowi di beberapa tempat, kemarin," ujarnya. Saat ditanya, disebutkannya, bagi-bagi itu dilakukan Jokowi mungkin karena menjelang lebaran. "Berbagi dengan masyarakat lah pak," pungkasnya. (*)
Baca Juga:
Jakarta(harianSIB.com)Dunia berisiko terjerumus ke dalam resesi akibat kebijakan tarif impor baru yang direncanakan oleh Presiden Amerika Se
Jakarta(harianSIB.com)Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa periode setelah Lebaran diperkirakan akan me
Jakarta(harianSIB.com)PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 455.994 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek selama periode H1 h
Kupang(harianSIB.com)Kepolisian Resor (Polres) Flores Timur mengungkapkan bahwa sebanyak 16 granat aktif ditemukan oleh penyintas erupsi Gun
Jakarta(harianSIB.com)Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengumumkan tarif baru sebesar 10 pada hampir semua barang impor yang mas