Sabtu, 05 April 2025

Pjs Bupati Serahkan Peralatan Prokes ke Pesantren di Seirampah

Redaksi - Sabtu, 21 November 2020 13:31 WIB
438 view
Pjs Bupati Serahkan Peralatan Prokes ke Pesantren di Seirampah
Foto Dok/Diskominfo Sergai
SERAHKAN : Pjs Bupati Sergai, H Irman didampingi Asisten Ekbangsos H Kaharuddin dan Camat Seirampah Nasaruddin Nasution, menyerahkan bantuan peralatan Prokes kepada H Maralutan Siregar, Pimpinan Pondok Pesantren Zakiyun Najah Desa Firdaus, Kecama
Sergai (SIB)
Pjs Bupati Serdangbedagai (Sergai) H Irman menyerahkan bantuan peralatan protokol kesehatan (Prokes) ke Pondok Pesantren Zakiyun Najah Desa Firdaus, Kecamatan Seirampah, Kamis (19/11), sebagai bentuk aksi percepatan penanganan Covid-19, terutama pada lembaga pendidikan.

Pjs Bupati menyampaikan bahwa dirinya telah meminta kepada kepala BPBD agar memberikan sarana prasarana pendukung Prokes Covid-19 untuk Pesantren Zakiyun Najah, berupa satu set alat pencuci tangan.

"Dan hari ini, kami kembali menyerahkan 1.000 masker ke Pesantren Zakiyun Najah, sehingga telah ada 2M pelaksanaan Prokes yang kita terapkan yaitu, mencuci tangan dan memakai masker. Tinggal 1M lagi yakni menjaga jarak, yang harus diterapkan bersama para santri dan siswa," ujarnya.

Irman berharap, tempat-tempat pembelajaran seperti pesantren dan sekolah, tidak menjadi klaster penyebaran virus Covid-19.
Selain memberikan bantuan alat cuci tangan dan masker, secara pribadi, Pjs bupati juga menyerahkan bantuan dana serta sembako untuk digunakan memenuhi kebutuhan para santri dan siswa.

Irman yang saat itu didampingi Asisten Ekbangsos H Kaharuddin, Kepala BPBD Henri Suharto dan Camat Seirampah Nasaruddin Nasution, juga menyatakan jika kehadirannya ke pesantren tersebut, murni sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan keagamaan, dan tanpa nuansa politik.

Sebelumnya Pimpinan Pesantren Zakiyun Najah, H Maralutan Siregar menjelaskan bahwa jumlah santri di pesantren sekaligus panti asuhan tersebut sebanyak 510 orang, yang kebanyakan berasal dari keluarga kurang mampu, yatim piatu, terlantar dan anak dari keluarga bermasalah (Broken home). Sedangkan jumlah pengajar dan pengasuh sebanyak 35 orang dengan dibantu pengurus lainnya. (T06/f)

Sumber
: Harian SIB Edisi Cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru