Sabtu, 05 April 2025

Mayat Wanita di Silangkitang Ternyata Dibunuh Pacarnya

Rudi Afandi Simbolon - Jumat, 04 April 2025 16:24 WIB
95 view
Mayat Wanita di Silangkitang Ternyata Dibunuh Pacarnya
Foto: harianSIB.com/Rudi Afandi Simbolon
Kapolres Labusel AKBP Aditya S P Sembiring Muham, memaparkan kasus pembunuhan, di Mapolres Labusel, Jumat (4/4/2025).

"Pelaku dijerat dengan Pasal 340 Subsider Pasal 338 dan atau Pasal 365 KUHPidana, dengan ancaman pidana mati atau pidana seumur hidup atau paling lama 20 tahun," katanya.

Lebih jauh Kapolres menjelaskan, kasus pembunuhan disertai pencurian dengan kekerasan ini berawal dari cekcok mulut antara pelaku dengan korban di salah satu warung di kawasan Situmbaga, Kabupaten Paluta, pada 5 Februari lalu. Pelaku merasa cemburu karena korban dijodohkan dengan laki-laki lain.

Baca Juga:

Selanjutnya, pelaku dan korban pergi menuju Langgapayung, Kecamatan Sungaikanan, berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Vario milik korban. Namun, di tengah jalan mereka kembali cekcok. Pelaku yang emosi kemudian membekap mulut korban dan mendorongnya hingga terjatuh.

"Tersangka kembali membekap mulut korban menggunakan tangan hingga lemas. Korban kemudian dibawa ke TKP. Pelaku kemudian mengambil satu cincin emas, satu kalung emas dan satu unit Hp milik korban sebelum menimbunnya menggunakan tanah di TKP," katanya.

Baca Juga:

Jenazah korban ditemukan warga, pada Senin (10/2/2025) sore. Berdasarkan olah TKP yang dilakukan polisi, ditemukan mayat perempuan menggunakan baju dan jilbab tertimbun tanah yang akhirnya diketahui bernama Nurolom Ritonga.

"Berdasarkan hasil otopsi, ditemukan luka memar pada kaki kiri dan resapan darah pada kepala, dan resapan darah pada rongga dada. Kematian korban diperkirakan akibat trauma tumpul. Berdasarkan itu, disimpulkan mayat tersebut merupakan korban pembunuhan. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, diketahui pelakunya adalah ZSR. Karena ini menjadi atensi, maka perkara ini kami tarik ke Polres Labusel," kata Kapolres. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru