Jumat, 04 April 2025

TWI Sitinjo Kabupaten Dairi Sepi Pengunjung

Tulus P Tarihoran - Kamis, 03 April 2025 14:58 WIB
382 view
TWI Sitinjo Kabupaten Dairi Sepi Pengunjung
Foto/SNN/ Tulus Tarihoran
Kunjungan wisatawan ke TWI Sitinjo sepi. Terlihat pengunjung di Bukit Golgota sedikit dan tempat duduk di lokasi kosong, Kamis (3/4/2025).
Sidikalang(harianSIB.com)

Objek wisata Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo, Kecamatan Sitinjo sepi pengunjung saat libur Lebaran 2025.

Pantauan jurnalis SIB News Network, Kamis (3/4/2025) di sejumlah lokasi di TWI Sitinjo seperti Taman Firdaus, Bukit Golgata dan patung Bunda Maria sepi pengunjung. Biasanya ketiga lokasi itu menjadi titik ramai kunjungan wisatawan.

Baca Juga:

Sejumlah ornamen di lokasi sudah banyak yang rusak, bahkan cat dari patung sudah pudar dan lumutan. Kemudian, fasilitas seperti gazebo sudah banyak yang rusak diantaranya gazebo di Bukit Golgota. Pada hal, TWI Sitinjo merupakan ikon Kabupaten Dairi.

Seorang fotografer yang tidak bersedia dituliskan namanya mengaku, semakin hari kunjungan wisatawan ke TWI Sitinjo terus semakin sepi. Selama libur Lebaran yang paling ramai pada 1 April 2025.

Baca Juga:

Menurutnya, sepi pengunjung akibat tidak adanya wahana baru, sehingga pengunjung merasa bosan karena dari tahun ke tahun tetap begitu saja.

Sementara itu, pengunjung dari Kabupaten Karo di lokasi Bukit Golgota mengaku, heran karena pengunjung TWI tidak ramai. Memang bisa jadi pengunjung sudah malas datang ke objek wisata itu, karena tidak ada suasana baru.

"Kami jalan kaki mulai dari Taman Firdaus hingga Bukit Golgota sangat sepi. Bahkan kami merasa berjalan di tengah hutan," ungkap Fitri Br Tarigan itu.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Dairi, Provet Sitanggang dikonfirmasi menerangkan, bahwa selama 2 tahun terakhir sangat minim perawatan dan pembangunan di TWI. Adapun pembangunan seperti gazebo dan toilet premium.

TWI Sitinjo merupakan icon Kabupaten Dairi, tetapi keterbatasan anggaran tidak ada perawatan seperti pengecatan ornamen dan lainnya.

Jika dihitung memang pendapatan asli daerah (PAD) dari TWI tidak cukup untuk operasional. Kendati demikian, aset itu harus tetap dijaga.

"Jika ingin meningkatkan pengunjung di TWI Sitinjo, harus memikirkan pembangunan wahana baru," ungkapnya.(**)

Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Bursa Asia Kompak Terjungkal

Bursa Asia Kompak Terjungkal

Jakarta(harianSIB.com)Di tengah turbulensi pasar global yang meningkat tajam pasca pengumuman kebijakan tarif Amerika Serikat (AS) di bawah