
Hari Keempat Idul Fitri 2025, Aktivitas Ekonomi di Medan Mulai Menggeliat
Medan (harianSIB.com)Memasuki hari keempat Idul Fitri 2025, aktivitas ekonomi di Kota Medan mulai menunjukkan tandatanda pemulihan, meskipu
Hujan deras yang berkepanjangan dapat memicu banjir dan tanah longsor, terutama di daerah pesisir, pinggir sungai dan kawasan perbukitan
Baca Juga:
"Saya imbau warga untuk waspadai cuaca ekstrem, terutama yang tinggal di daerah rawan seperti pesisir pantai, pinggir sungai dan perbukitan," ujar Darma Wijaya, Jumat (29/11/2024).
Menurutnya, sejumlah wilayah di Kabupaten Sergai dikenal rawan bencana banjir dan longsor. Warga yang tinggal di kawasan tersebut diminta untuk lebih berhati-hati, terutama saat intensitas hujan tinggi.
Baca Juga:
"Cuaca ekstrem terus terjadi. Warga harus siaga, terutama di daerah-daerah rawan bencana," tambahnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan para nelayan untuk berhati-hati saat melaut. Cuaca ekstrem dapat menyebabkan gelombang tinggi yang berpotensi membahayakan aktivitas di laut.
"Bagi nelayan, saya ingatkan agar waspada terhadap gelombang besar yang bisa mengancam keselamatan," tegasnya.
Sebagai langkah mitigasi, Darma Wijaya meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk terus memantau wilayah-wilayah rawan bencana, dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat.
"BPBD harus siaga memantau kondisi daerah rawan dan aktif memberikan imbauan kepada warga," katanya.
Bupati yang akrab disapa Wiwik ini juga menginstruksikan para kepala desa untuk berperan aktif dalam menyampaikan informasi terkait prakiraan cuaca dan peringatan dini kepada masyarakat.
"Peran kepala desa sangat penting untuk memastikan warga di daerah masing-masing mendapat informasi yang cepat dan akurat," tambahnya.
Cuaca ekstrem yang sedang melanda tidak hanya mengancam keselamatan warga, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan siap menghadapi segala kemungkinan, demi meminimalkan bencana banjir.
Terpisah, Kepala Pelakasana (Kalak) BPBD Sergai melalui Sekretaris, Liagustina Simamora menyampaikan sesuai data yang diterima BPBD Sergai dari pihak kecamatan, luapan air Sungai Bedagai telah menggenangi areal perumahan warga di Kecamatan Tanjungberingin dan Seirampah.
Di Kecamatan Tanjungberingin, lanjutnya, sebanyak 685 areal perumahan warga yang tersebar di 6 desa tergenang air yakni, Desa Pekan Tanjungberingin, Bagan Kuala, Pematang Cermai, Nagur, Tebingtinggi, dan Desa Mangga Dua.
Selain itu, sebanyak 185 areal perumahan warga di Desa Seirampah, Kecamatan Seirampah juga tergenang air.
"Sampai saat ini warga masih menempati rumahnya masing-masing. BPBD Sergai bersama pihak kecamatan dan desa terus melakukan pantauan. Jika kondisi air tidak mengalami penurunan, akan segera dibuat posko pengungsian," ujarnya. (*)
Medan (harianSIB.com)Memasuki hari keempat Idul Fitri 2025, aktivitas ekonomi di Kota Medan mulai menunjukkan tandatanda pemulihan, meskipu
Sergai (harianSIB.com)Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Serdangbedagai (Sergai) menggelar test urine terhadap supir angkutan darat
Kotapinang(harianSIB.com)Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) telah melakukan penyelidikan menyeluruh guna memastikan kebenaran informasi di
Kotapinang(harianSIB.com)Puluhan rumah warga di Kampung Makmur, Lingkungan Kampung Makmur, Kelurahan Kotapinang, Kecamatan Kotapinang, Kabup
Medan (harianSIB.com)Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumut dr Rizky Adriansyah MKed (Ped) SpA (K) membagikan beberapa tips penting