Sabtu, 05 April 2025

Diduga Korban Tabrak Lari, Warga Kandis Riau Ditemukan Tewas di Jalinsum Labusel

Redaksi - Rabu, 20 Maret 2024 19:11 WIB
335 view
Diduga Korban Tabrak Lari, Warga Kandis Riau Ditemukan Tewas di Jalinsum Labusel
Foto: Ist
Ilustrasi
Kotapinang (harianSIB.com)

Seorang pria yang belakangan diketahui berinisial JHS warga Kandis Provinisi Riau, ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir Jalan Lintas Sumatera perbatasan antara Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) dengan Kabupaten Labuhanbatu, tepatnya di Kecamatan Kampungrakyat,.

Kasat Reskrim Polres Labusel, AKP Gurbacov dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (20/3/2024) mengatakan, dugaan awal pria tersebut merupakan korban tabrak lari. Meski demikian, mereka telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki lebih dalam penyebab kematian JHS.

Dijelaskan, keberadaan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh seorang sopir dan kernet Bus saat melintas di TKP, tepatnya di kawasan perkebunan kelapa sawit PT TTI, Senin (19/3) sekira pukul 03.00 WIB. Kemudian kata dia, sopir dan kernet bus tersebut melaporkan ke Pos Lantas Tolan.

“Atas laporan tersebut, personel melakukan pemeriksaan di TKP, ternyata benar ada sosok mayat tergeletak di pinggir jalan berjenis kelamin pria. Kemudian mayat diantar ke RSUD Kotapinang untuk dilakukan pemeriksaan karena kondisi korban yang sudah tidak memungkinkan,” katanya.

Polisi pun kemudian melakukan penyelidikan atas temuan mayat tersebut, bekerja sama dengan RSUD Kotapinang dilakukan autopsi. Berdasarkan hasil autopsi sebut Kasat, pria tersebut diduga tewas akibat luka bentur yang sangat keras di kepala, hingga bagian kepala pecah.

“Pagi harinya kami juga langsung melakukan olah TKP, kami menemukan adanya bercak-bercak darah di badan jalan sepanjang 45 meter, ditemukan beberapa pecahan daging dan tulang, serpihan kaca mobil, serpihan badan mobil ini identik dengan bus MJ,” katanya.

Lanjut Kasat, menurut keterangan sopir dan kernet Bus MJ, sebelum melintas busnya menabrak truk. Setelah menabrak truk ke kiri seperti menghindari sesuatu, mereka melihat ada mayat di depan.

“Diketahui, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban datang dari Pematangsiantar. Korban awalnya pamit kepada istrinya untuk membeli rokok dengan membawa uang Rp500 ribu. Korban pergi sore hari, sampai malam hari dan minggu keluarga mencari tidak ditemukan, istri mendapat kabar pada Senin pagi bahwa korban telah meninggal dunia,” katanya. (*)



Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru