Jumat, 04 April 2025

Andi Desfiandi Didakwa Suap Rektor Unila Rp 250 Juta Demi Luluskan 2 Calon Mahasiswa

* KPK Panggil Dosen ITB dan ITS Terkait Suap Penerimaan Mahasiswa Unila
Redaksi - Kamis, 10 November 2022 09:15 WIB
753 view
Andi Desfiandi Didakwa Suap Rektor Unila Rp 250 Juta Demi Luluskan 2 Calon Mahasiswa
Foto Ant/Ardiansyah
SIDANG DAKWAAN: Terdakwa kasus suap penerimaan mahasiswa baru Universitas Lampung (unila) Andi Desfiandi (kedua kanan) berjalan menuju ruang tahanan usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Bandar Lampung, Lampung, Rabu
Jakarta (SIB)

Pihak swasta bernama Andi Desfiandi didakwa memberi uang Rp 250 kepada Rektor Universitas Lampung (Unila) nonaktif Karomani.

Suap tersebut diberikan agar Karomani meluluskan dua calon mahasiswa dalam seleksi mandiri Fakultas Kedokteran Unila.

"Melakukan atau yang turut serta melakukan memberi atau menjanjikan sesuatu, yaitu memberikan uang sejumlah Rp 250 juta kepada Karomani, supaya Karomani selaku Rektor Universitas Lampung memasukkan Zalfa Aditia Putra dan Zaki Algifari menjadi mahasiswa baru tahun ajaran 2022 di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung melalui jalur seleksi mandiri," kata jaksa KPK saat membacakan dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (9/11).

Jaksa menyebut Andi Desfiandi berniat memasukkan Zalfa Aditia menjadi mahasiswa Fakultas Kedokteran Unila pada Juni 2022.

Kemudian, Andi menghubungi Karomani guna menyampaikan niatnya tersebut melalui pesan WhatsApp.

"Karomani menyampaikan bahwa jika ingin memasukkan Zalfa Aditia Putra menjadi mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Universitas Lampung jalur seleksi mandiri, Terdakwa harus menyerahkan sejumlah uang kepada Karomani. Atas permintaan dari Karomani tersebut, Terdakwa menyanggupinya," ujar jaksa.

Jaksa menyebut orang tua Zalfa Aditia, Lies Yulianti, mengirimkan nama lengkap dan nomor peserta Zalfa kepada Andi Desfiandi untuk diteruskan kepada Karomani. Andi juga menambahkan satu peserta lain, yakni Zaki Alghifari, yang merupakan titipan Ary Meizari Alfian.

Pada 15 Juli 2022, Karomani dan Heryandi selaku Wakil Rektor I dan Penanggung Jawab Tim Pengelola Penerimaan Mahasiswa Baru Unila 2022 serta Helmy Fitriawan selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Lampung yang juga ketua Tim Pengelola Penerimaan Mahasiswa Baru Unila 2022 menerima username dan password dari Panitia Rapat Seleksi Mahasiswa Baru Barat.

Akses itu bertujuan untuk mengakses sistem aplikasi penerimaan mahasiswa baru wilayah barat.[br]



Pada 18 Juli 2022, Unila mengumumkan hasil penerimaan mahasiswa baru. Dalam pengumuman itu, nama Zalfa Aditia dan Zaki Algifari dinyatakan lulus sebagai mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Unila tahun ajaran 2022 lewat jalur mandiri.

"Sekitar tanggal 19 Juli 2022, Terdakwa menelepon Karomani dan menyampaikan bahwa Terdakwa hendak pergi ke rumah Karomani untuk menyerahkan sejumlah uang yang telah disepakati sebelumnya. Atas hal ini Karomani mempersilakan Terdakwa untuk datang ke rumahnya," jelas Jaksa.

Jaksa menyebut Andi Desfiandi dan Ary Meizari Alfian diminta Karomani membelikan perlengkapan furnitur seharga Rp 150-200 juta, yang bakal ditempatkan di gedung Lampung Nahdliyin Center (LNC). Selanjutnya, Karomani juga meminta Andi dan Ary berkomunikasi dengan Mualimin selaku orang kepercayaannya untuk teknis penyerahan uang.

"Selanjutnya Karomani meminta agar Terdakwa dan Ary Meizari Alfian dapat membelikan perlengkapan furnitur seharga Rp 150 juta sampai dengan seharga Rp 200 juta untuk ditempatkan di gedung Lampung Nahdliyin Center (LNC) yang didirikan Karomani dan selanjutnya Karomani meminta agar Terdakwa dan Ary Meizari Alfian dapat berkomunikasi dengan Mualimin terkait teknis penyerahan uang yang disetujui oleh Terdakwa dan Ary Meizari Alfian," sebutnya.

Pada 23 Juli 2022, Andi Desfiandi menghubungi Ary Meizari Alfian guna membicarakan pengalihan furnitur LNC dialihkan menjadi uang tunai lantaran pemberian furnitur tak dapat direalisasikan karena LNC bakal diresmikan pada 15 Agustus 2022. Andi Desfiandi disebut mengajak Ary Meizari Alfian datang ke rumahnya guna mengambil uang yang bakal diserahkan kepada Karomani lewat Mualimin.

"Kemudian Terdakwa menyiapkan uang sejumlah Rp 250 juta yang dibungkus dalam plastik warna putih untuk diserahkan kepada Karomani melalui Mualimin. Selanjutnya pada 24 Juli 2022 pada pagi harinya, Ary Meizari Alfian datang ke rumah Terdakwa dan mengambil uang tersebut dari Terdakwa," terang jaksa.

Uang tersebut kemudian dititipkan Ary Meizari Alfian kepada Fitria Anwar selaku asisten rumah tangga (ART) di rumahnya dengan instruksi uang tersebut diberikan kepada Mualimin. Proses pengambilan uang itu oleh Mualimin disaksikan oleh Nur Laili dan Fajar, total sebanyak Rp 250 juta diberikan dalam proses ini.[br]



"Bahwa pemberian uang oleh Terdakwa bersama-sama dengan Ary Meizari Alfian kepada Karomani melalui dimaksudkan agar Karomani dapat memasukkan Zalfa Aditia Putra dan Zaki Alghifari menjadi mahasiswa baru tahun ajaran 2022 di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung jalur seleksi mandiri," terang jaksa KPK.

Atas perbuatannya, Andi Desfiandi didakwa dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.



Panggil Dosen ITB

Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), Riza Satria Perdana, sebagai saksi terkait kasus dugaan suap penerimaan mahasiswa baru yang melibatkan Rektor Unila, Karomani.

"Hari ini pemeriksaan saksi TPK suap oleh penyelenggara negara atau yang mewakilinya terkait penerimaan calon mahasiswa baru pada Universitas Lampung tahun 2022," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (9/11).

Selain itu, Ali mengatakan pemeriksaan akan dilakukan terhadap dosen Sistem Informasi Institut Teknologi Surabaya (ITS), Arif Djunaidy. Namun Ali belum membeberkan materi apa yang akan digali dari kedua saksi tersebut.

"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK. Jalan Kuningan Persada Kav 4 Setiabudi Jakarta Selatan," ujar Ali.(detikcom/d)






Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru