Sabtu, 05 April 2025

Dirancang Anak Panti Asuhan, Pohon Natal Tertinggi Didirikan di Sei Agul

Redaksi - Rabu, 29 Desember 2021 10:49 WIB
494 view
Dirancang Anak Panti Asuhan, Pohon Natal Tertinggi Didirikan di Sei Agul
(Foto : GTDI Meladang/Pdt Erwin Butarbutar
POHON NATAL TERTINGGI : Bishop Dr Fasa’aro Zendrato MPdK bersama tetamunya dari Medan-Langkat- Deliserdang  foto bersama di bawah pohon Natal tertinggi di Jalan Pengayoman di Kompleks Panti Asuhan Terima Kasih Abadi Jalan
Medan (SIB)
Pohon Natal tertinggi di Medan dirancang anak-anak warga Panti Asuhan Terima Kasih Abadi Jalan Pengayoman - Sei Agul yang berada di kompleks panti asuhan Bishop Dr Fasa’aro Zendrato MPdK. “Kami tidak mengklaim tertinggi untuk mengungguli siapa dan di mana. Kami membuat Xmast Tree tinggi dan ingin semakin tinggi karena hendak memuliakan-Nya sekaligus memeringati kelahiran Yesus Kristus,” ujarnya, usai mengantar tetamunya, yang hendak berfoto di bawah pohon yang diletakkan di pojok di kompleks panti asuhan itu di Sei Agul Medan, Senin (27/12).

Pihaknya pun tidak mengukur berapa ketinggian ornamen yang kerap dihadirkan saat Natal tersebut. “Biasanya kami membuat ornamen pohon Natal di lapangan, tapi tidak setinggi yang sekarang,” tambahnya.

Ia ingin agar keberadaan pohon tersebut dimaksimalkan warga. “Saya tidak tahu persis, apakah di ibu kota Sumatera Utara ada pohon Natal yang tingginya seperti di sini, tapi orang-orang yang ke mari mengatakan tertinggi di Medan. Saya senang, kehadiran pohon itu menjadi (setidaknya) bagian hiburan anak-anak panti,” tambahnya didampingi gembala di lingkungan Gereja Tuhan Di Indonesia (GTDI) Wilayah Medan - Langkat - Deliserdang yang mengadakan Natal pertama pada Minggu (26/12).

Pohon tersebut terbuat dari bahan daur ulang dan kain panjang. Didominasi merah-putih dan pernak-pernik yang bermandi lampu. Di puncaknya ada salib, yang kiri kanannya dipasang Merah Putih dan bendera GTDI - Church of God of Prophecy (COGOP) yang berpusat di Amerika Serikat.

Bishop Fasa’aro Zendrato mengatakan, ide dan perancang serta pengeksekutornya Pdt Sarah KS Zendrato SS STh MPdK bersama anak-anak warga panti. “Sederhana saja membuatnya. Yang penting ada kemauan,” tambahnya didampingi Sekjen GTDI Pdt Sairin Pardosi STh, Ketua GTDI Wil Meladang Pdt Erwin Butarbutar MPdK.

Apresiasi
Terpisah, Wakil Ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Medan Jhon Martin Lumban Gaol SSos mengapresiasi yang dilakukan mantan Ketua Nasional GTDI Bishop Fasa’aro Zendrato. “Sebagai orang Kristen, saya merindukan pernak-pernik Natal menghiasi Medan. Sama seperti ketika menjelang hari besar agama lain yang juga mewarnai kota tercinta,” tambahnya.

Menurutnya, di negara-negara Arab, ornamen Natal justru sudah menjadi bagian dari industri hiburan. Warga yang datang ke satu lokasi yang punya ornamen Natal, menyadari atau tidak, merasa adanya kedamaian minimal kebhinekeaan. “Pemko Medan belum terlambat dan diharap menghiasi kota dengan ornamen Natal. Dulu di Lapangan Benteng Medan ada Christmas Tree tertinggi, yang dipasang Pangdam I BB (waktu itu) Mayjen TNI Leo Siegers dan didukung Pemko Medan.

Tidak ada salahnya hal tersebut diulangi lagi,” tambah puta ketua pomparan marga John Eriman lumban Gaol tersebut.

Ia berharap, Pemko Medan menambah penerangan di sekitar pohon dimaksud. Apalagi, menurutnya, pohon dimaksud semakin indah jika malam. “Padahal, Jalan Pengayoman yang berada di pinggir rel serta sungai tersebut, gelap,” tutupnya. (R10/d)

Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru