Rabu, 18 Sep 2019
  • Home
  • Teknologi
  • Teknologi VR Bantu Kurangi Rasa Sakit hingga Kecemasan

Teknologi VR Bantu Kurangi Rasa Sakit hingga Kecemasan

admin Kamis, 22 Agustus 2019 18:03 WIB
SIB/Science Focus
Ilustrasi Virtual Reality
Para peneliti di California mengungkapkan jika teknologi Virtual Reality (VR) mampu meringankan rasa sakit pada pasien. Menariknya lagi, teknologi VR juga telah digunakan dalam pengaturan medis untuk membantu meringankan kecemasan, mengalihkan perhatian pasien saat luka dirawat, dan mengurangi rasa sakit selama terapi fisik pada pasien luka bakar.

Dilansir dari laman Science Focus, Minggu, lebih lanjut untuk mengetahui tentang efektivitas teknologi VR sebagai penghilang rasa sakit, para peneliti di Cedars-Sinai Medical Center di Los Angeles melakukan beberapa uji coba secara acak. Mereka mengalokasikan 120 pasien yang mengalami nyeri sedang dan berat untuk dua kelompok.

Satu kelompok menggunakan perangkat VR, sementara kelompok lain hanya menyaksikan televisi dengan acara kesehatan dan kebugaran yang mencakup relaksasi dan pembacaan puisi. Para peserta diminta untuk menggunakan peralatan VR atau menonton televisi selama setidaknya tiga sesi 10 menit sehari, selama dua hari berturut-turut.

Simulasi VR yang tersedia termasuk meditasi yang dipandu oleh alam, permainan 'Bear Blast' yang melibatkan penembakan pada target animasi, dan simulasi penerbangan pesawat Wright bersaudara di pedesaan Ohio. Sebelum dan sesudah sesi, pasien menilai nyeri mereka dalam skala dari 1 hingga 10.

Studi ini menemukan bahwa VR secara signifikan lebih baik dalam mengurangi rasa sakit daripada hanya menonton televisi.
"VR mengungguli kondisi kontrol dan menunjukkan manfaat selama beberapa hari penggunaan," kata Dr Brennan Spiegel, salah satu tim peneliti.

Pasien dengan nyeri parah sebenarnya mendapat manfaat paling banyak dari perawatan, yang menunjukkan bahwa VR dapat membantu mengurangi rasa sakit opioid.

Sayangnya, bagaimana tepatnya VR mengurangi rasa sakit belum diketahui secara jelas. Namun,VR kabarnya mampu melibatkan otak dan menguasai indera, membatasi pemrosesan sinyal rasa sakit di tempat lain di tubuh. (Okz/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments