Minggu, 05 Apr 2020
  • Home
  • Teknologi
  • RI Perlu Tiru Korsel Buat Aplikasi Pantau Suspect Corona

RI Perlu Tiru Korsel Buat Aplikasi Pantau Suspect Corona

redaksisib Kamis, 19 Maret 2020 18:42 WIB
cnnindonesia

Ilustrasi

Pakar keamanan siber dari Vaksin.com, Alfons Tanujaya mengatakan, jika pemerintah Indonesia serius menangani virus corona novel, maka Presiden Joko Widodo dan jajarannya dapat meniru gerak cepat Korea Selatan membuat aplikasi khusus untuk memberikan informasi terkait wabah corona di negaranya.

Kementerian Kesehatan Korsel membuat aplikasi yang mengharuskan turis mengisi semacam diari terkait aktivitas mereka setiap hari selama berada di Negeri Ginseng.

Para turis diminta mengisi sejumlah kolom seperti suhu tubuh dan apakah mengalami gejala SARS-COV-2 tersebut.

"Kalau pemerintah serius mau melakukan screening (penyaringan), sebenarnya bisa pakai aplikasi yang harus di-install dan meminta akses ke data Google Maps. Dari data ini pemilik ponsel tidak akan bisa berbohong," kata Alfons saat dihubungi, Jumat.

"Jadi setiap orang yang mau masuk Indonesia harus instalasi aplikasi tersebut, buat akun dan di screening terlebih dahulu caranya sama dengan Korsel," sambungnya.

Oleh karena itu, dia mendorong perusahaan pembuat aplikasi atau perusahaan rintisan (startup) bisa memberikan programmer andalan mereka untuk membuat aplikasi semacam itu.

Sebab menurut Alfons, upaya tersebut terbilang efektif agar pemerintah tidak mengeluarkan biaya lagi untuk merekrut talenta digital dari luar.

"Mungkin perusahaan besar pembuat aplikasi atau unicorn bisa memberikan sumbangsih menyumbang programmer untuk membuat aplikasi. Kalau ini bisa dilakukan, akan bisa membantu pemerintah dengan efektif tanpa perlu mengeluarkan sumber daya atau biaya yang terlalu tinggi," pungkas Alfons.

Sementara negara tetangga yakni Singapura, Negeri Lion City ini runut melacak aktivitas pasien corona sebelum diketahui positif Covid-19, termasuk melacak riwayat perjalanan mereka.

Saat ini, pemerintah hanya mengandalkan situs Kementerian Kesehatan yaitu infeksiemerging.kemkes.go.id sebagai acuan informasi terkait wabah virus corona di Indonesia.

Pemerintah provinsi DKI Jakarta pun menyediakan situs corona.jakarta.go.id untuk membeberkan data berapa jumlah orang yang menjadi suspect virus corona khusus di DKI. (CNNI/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments