Senin, 24 Feb 2020
Banner Menu
Detail Utama 1
  • Home
  • Teknologi
  • Pesawat Robot NASA Pecahkan Rekor Terbang Dekat Matahari

Pesawat Robot NASA Pecahkan Rekor Terbang Dekat Matahari

Kamis, 13 Februari 2020 22:00 WIB
inews.id

Ilustrasi

NASA Parker Solar Probe berhasil memecahkan rekor sebagai pesawat antariksa tercepat dan paling dekat dengan matahari. Keberhasilan itu secara otomatis mematahkan rekor yang pernah dibuat oleh pesawat tersebut sebelumnya.

Melansir CNET, NASA Parker Solar Probe yang diluncurkan pada Agustus 2018, sengaja dibangun untuk kuat terhadap panas saat melakukan penelitian untuk mengungkap misteri terkait matahari.

Peneliti mengirim pesawat itu untuk memahami bagaimana korona matahari dan angin matahari mempengaruhi Bumi dan seluruh tata surya.

Dalam menjalan misi itu, Laboratorium Fisika Terapan Johns Hopkins menyebut NASA Parker Solar Probe berhasil memecahkan rekor sendiri untuk kecepatan dan kedekatan dengan matahari saat terbang pada 29 Januari 2020.

Pada November 2018, NASA Parker Solar Probe berhasil terbang dengan kecepatan 153.454 mph (247 ribu kilometer/jam) di jarak 26,55 juta mil (42,7 juta km) dari matahari.

Pada Januari 2020, NASA Parker Solar Probe menjadi objek buatan manusia tercepat dengan kecepatan 244.255 mph (393.044 km/jam) di jarak 11,6 juta mil (18,6 juta km) dari matahari.

NASA Parker Solar Probe diklaim akan terus mengalahkan rekornya sendiri sampai 2024 karena semakin dekat dengan matahari. Dilindungi oleh perisai panas mutakhir, pesawat itu direncanakan akan mencapai 4,3 juta mil dari permukaan matahari.

Melansir Extreme Tech, NASA Parker Solar Probe memiliki lapisan 4,5-inci busa karbon komposit antara dua lembar serat karbon. NASA merancang tipe baru pelindung panas itu untuk menjaga agar tetap aman selama melalui plasma yang sangat panas.

NASA Parker Solar Probe diklaim telah menyelesaikan penerbangan jarak dekat yang dikenal sebagai perihelion. Dari misi itu, NASA mendapatkan semua hal yang dibutuhkan untuk penelitian.

Wahana antariksa itu melaporkan 'Status A' yang memperlihatkan bahwa semua sistem penyelidikan bekerja dengan baik dan berhasil mengumpulkan data sains yang diminta. (CNNI/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments