Sabtu, 23 Nov 2019

Warga Proaktif Jaga Kelestarian Danau Toba

admin Rabu, 23 Januari 2019 13:39 WIB
Pemerintah pusat telah menjadikan Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan. Untuk mendukungnya, dana dicurahkan ke sana untuk membenahi infrastruktur. Bukan itu saja, ada badan otorita yang khusus menangani pariwisata.

Danau Toba secara perlahan mulai ramai dengan wisatawan, baik lokal, maupun mancanegara. Apalagi dengan kehadiran Bandara di Silangit dan jalan tol yang menghubungkan Medan ke Tebingtinggi. Kegairahan sangat terasa, dengan munculnya para pemodal membuka usaha wisata di sana.

Lihatlah seputaran Bandara di Silangit, muncul restoran, cafe dan penginapan. Destinasi baru bermunculan, seperti Pantai Lumbanbulbul di Tobasa dan pantai Parbaba di Samosir. Banyak perantau memilih pulang kampung untuk memanfaatkan peluang usaha di bidang pariwisata.

Memang masyarakat Sumatera Utara sangat membanggakan Danau Toba. Keindahan panoramanya begitu luarbiasa dengan Pulau Samosir yang berada di tengahnya. Danau yang berasal dari letusan Gunung Toba tersebut telah lama menjadi perhatian masyarakat internasional.

Sayangnya ada upaya merusak kebanggaan tersebut. Harian ini kemarin menyiarkan ditemukannya ikan-ikan mati dalam karung dibuang ke Danau Toba. Belum diketahui persis berapa jumlahnya dan diprediksi sangat banyak.

Memang Pemkab Tobasa telah memanggil perusahaan yang diduga melakukannya. Namun, mereka membantah. Perlu bukti memadai untuk menyeret pelakunya ke ranah hukum. Pemerintah tak boleh menyerah dan sebaiknya meminta polisi mengusutnya.

Kenapa harus diusut? Sebab hal ini menyangkut "komoditi" utama pariwisata di daerah ini. Sebab jika Danau Toba tercemar, maka siapa lagi wisatawan yang mau datang? Pembenahan pariwisata memang masih harus menempuh langkah panjang dan berliku.

Siapapun yang melakukan pembuangan ikan mati itu harus dihukum. Tujuannya memberi efek jera bagi yang lainnya. Sebab untuk menumbuhkan kesadaran tak memadai hanya dengan penyuluhan. Kadang harus ada contoh nyata orang dihukum karena mencemari, baru yang lain peduli dengan lingkungan.

Warga diharapkan proaktif menjaga kelestarian lingkungan Danau Toba. Jangan sungkan menyampaikan pengaduan apabila terlihat ada pencemaran. Segera foto dan videokan aktivitas tersebut. Sebaiknya dibuka saluran baik melalui telepon, media sosial dan lain-lain, untuk digunakan rakyat melapor atau mengadu. (**)
T#gs Warga Proaktif Jaga Kelestarian Danau Toba
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments