Sabtu, 23 Nov 2019

Selamat Bekerja Para Wakil Rakyat

admin Senin, 16 September 2019 13:40 WIB
Hari ini, 16 September 2019, ada dua agenda besar yang berkaitan dengan "nasib" rakyat di Kota Medan dan Sumatera Utara (Sumut). Pertama, pelantikan anggota DPRD Medan, dan kedua anggota DPRD Sumut. Meski beda tingkatan dan wilayah, namun tugas keduanya hampir sama, sesuai amanat UU.

Anggota DPRD secara umum memiliki fungsi penting yang sangat strategis. Pertama, tugas budgeting, yakni penganggaran. Mereka bersama Pemda akan menyusun APBD setiap tahunnya. Ini bukan tugas mudah, sebab menyusun anggaran yang tepat sasaran perlu pertimbangan yang mendalam.

Anggaran adalah saran mewujudkan visi misi dan program anggota dewan. Janji kampanyenya akan tergambar dari besaran dana di APBD. Misal jika seseorang mewakili daerah pemilihan tertentu, maka wakilnya dari sana harus berjuang agar alokasi dana ke sana.

Kedua, tugas legislasi, yakni membuat peraturan daerah (Perda). Dalam praktiknya bisa mengevaluasi yang telah ada dan membuat yang baru. DPRD bisa mengusulkan sendiri Ranperda (rancangan peraturan daerah) yang disebut hak inisiatif, atau karena usulan Pemda.

Jika ingin meningkatkan pendapatan daerah maka alatnya adalah Perda. Jadi bukan sekadar mengatur "ini" dan melarang "itu". Sayangnya kualitas Perda sering digugat karena banyak yang tumpang tindih dengan aturan yang lebih tinggi, atau karena implementasinya rendah.

Tugas ketiga adalah melakukan pengawasan terhadap kinerja Pemda. Bagian ini biasanya sangat disukai karena seolah menempatkan dewan di atas eksekutif. Padahal DPRD adalah bagian dari pemerintahan daerah itu sendiri.

Tugas besar menunggu DPRD Medan dan Sumut. Sebaiknya begitu dilantik, segera membuat daftar masalah. Medan misalnya masih menjadi langganan banjir, sampah, macet dan bentrok pemuda. Untuk Sumut ada banyak masalah terkait kesenjangan, sengketa lahan, dan percepatan pembangunan pariwisata.

Anggota DPRD begitu dilantik bukan lagi wakil partai. Mereka bekerja atas nama rakyat untuk kebaikan daerah. Cara pikir transaksional harus ditinggalkan. Sebab publik akan menilai dan akan "menghukum" pada waktunya.

Selamat bekerja untuk para wakil rakyat. Lakukanlah dengan tiga tugas utama yang sudah diamanatkan UU. Rakyat akan mengapresiasi apabila kinerjanya baik dan akan "menghukum", jika tak berkualitas. (**)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments