Rabu, 23 Okt 2019

Selamat Bekerja DPR RI Periode 2019-2024

admin Rabu, 02 Oktober 2019 13:12 WIB
Kemarin, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) resmi dilantik. Ada sejumlah tugas besar menunggu terkait kinerja dewan periode yang lalu. Apalagi ada kesan kejar target di akhir masa jabatan, yang memantik reaksi publik.

Anggota DPR RI secara umum memiliki fungsi penting yang sangat strategis. Pertama, tugas budgeting, yakni penganggaran. Mereka bersama pemerintah akan menyusun APBN setiap tahunnya. Ini bukan tugas mudah, sebab menyusun anggaran yang tepat sasaran perlu pertimbangan yang mendalam.

Anggaran adalah sarana mewujudkan visi misi dan program anggota dewan. Janji kampanyenya akan tergambar dari besaran dana di APBN. Misal jika seseorang mewakili daerah pemilihan tertentu, maka wakilnya dari sana harus berjuang agar alokasi dana ke sana.

Kedua, tugas legislasi, yakni membuat undang-undang (UU). Dalam praktiknya bisa mengevaluasi yang telah ada dan membuat yang baru. DPR RI bisa mengusulkan sendiri RUU yang disebut hak inisiatif atau karena usulan pemerintah.

Sayangnya aturan yang dihasilkan DPR RI setelah disahkan sering digugat. UU KPK yang menjadi contoh terbaru, yang belum diberi nomor. Presiden sendiri sudah mempertimbangkan akan menerbitkan Perppu, setelah gelombang unjuk rasa.

Tugas ketiga adalah melakukan pengawasan terhadap kinerja pemerintah. Bagian ini biasanya sangat disukai karena seolah menempatkan dewan di atas eksekutif. Mereka turun ke daerah menggunakan biaya perjalanan dari negara dengan dalih mengecek proyek yang dibiayai APBN.

Ke depan kinerja DPR RI diharapkan lebih baik. Sebab kini satu anggota DPR RI diberikan fasilitas lima staf ahli dan dua sekretaris pribadi (sespri). Jadi tak ada lagi alasan bagi anggota dewan untuk tidak menguasai persoalan.

Itu sebabnya perekrutan staf ahli mesti diawasi ketat. Jangan karena kedekatan dengan anggota dewan yang bersangkutan. Mereka harus benar-benar ahli terkait dengan tugas-tugas DPR RI sesuai amanat konstitusi.

Kualitas dewan bukan ditentukan berapa banyak UU yang dihasilkan. Tetapi bagaimana memperjuangkan aspirasi rakyat, yang merupakan konstituennya. Semua elemen bangsa harus mengawasi anggota DPR RI agar melaksanakan tugasnya dengan baik. Selamat bertugas dan bekerja untuk rakyat!(**)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments