Kamis, 14 Nov 2019

Salut Buat Majelis Hakim PN Tanjung Balai!

admin Jumat, 30 Agustus 2019 13:43 WIB
Patut mendapat apresiasi, tindakan majelis hakim di Pengadilan Negeri Tanjungbalai, Rabu (28/8). Mereka membuat terobosan sebagai "Tangan Kanan Tuhan". Tentu saja putusan ini akan membuat gentar sindikat narkoba yang sudah menggurita di negeri ini.

Jaksa hanya menuntut masing-masing 17 tahun untuk empat terdakwa. Mereka adalah JF alias Jefri, AF alias Amar, Is alias Baek dan SFS alias Hengky, semuanya warga Tanjungbalai. Keempatnya terlibat dalam kasus kepemilikan 7 kilogram sabu.

Majelis Hakim yang diketuai Ahmad Rizal SH MH memvonis mati, jauh di atas tuntutan jaksa. Bisa saja putusannya di atas 17 tahun, atau mungkin seumur hidup. Hakim memiliki pertimbangan tersendiri dengan memberikan hukuman maksimal.

Seringkali publik kecewa ketika sindikat narkoba yang terjerat hukum bisa lolos dengan mudah. Ada yang katanya kurang bukti atau saksi tak ditemukan. Tentu saja banyak juga pengedar narkoba dihukum. Beberapa di antaranya menjadi sorotan karena hukumannya rendah.

Itu sebabnya tindakan majelis hakim PN Tanjungbalai harus dianggap sebagai prestasi luar biasa. Memang bukan yang pertama, tetapi bisa menjadi inspirasi bagi para penegak hukum. Sebab narkoba tak bisa lagi dianggap remeh.

Narkoba merupakan kejahatan luar biasa. Sasarannya adalah manusia secara langsung. Tak hanya orang dewasa, narkoba menyasar remaja hingga anak-anak. Bukan di kota saja, kini menyebar ke desa-desa kecil.

Cara menghadapi narkoba tak bisa lagi dengan cara biasa. Aparat hukum harus keluar dari cara yang mainstream, dan berani bertindak tidak biasa. Misalnya memberi hukuman mati jika memang pertimbangannya layak untuk itu.

Belakangan sudah ada usulan agar pengedar narkoba dikenakan pidana tambahan, selain hukuman badan dan denda. Hakim diharapkan mau "memiskinkan" dengan menyita semua aset yang diduga hasil kejahatan. Tentu saja diperlukan kerjasama polisi sejak awal dan jaksa pada proses penuntutan.

Regulasi untuk mencegah dan menjerat narkoba perlu direvisi secara berkala. Narkoba harus menjadi musuh bersama dan mesti digempur dari semua sisi. Salut buat majelis hakim PN Tanjung Balai! (**)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments