Minggu, 20 Okt 2019

Rakyat Bangga TNI Profesional

admin Senin, 07 Oktober 2019 11:08 WIB
Sabtu kemarin, 5 Oktober 2019 merupakan hari ulang tahun (HUT) ke-74 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Tema perayaan tersebut adalah TNI Profesional Kebanggaan Rakyat. Ini merupakan komitmen yang menegaskan posisinya yang tak lagi menjadi alat kekuasaan.

Selama 32 tahun di Orde Baru, TNI digiring masuk berpolitik. Mereka bisa masuk ke ranah sipil dengan dalih Dwifungsi ABRI. Dalam kasus, tentara dibenturkan dengan rakyat, hanya untuk melanggengkan kekuasaan rezim pada saat itu.

Setelah reformasi, TNI kembali ke tugas pokok dan fungsinya sebagai alat negara. Politik mereka adalah politik negara. Loyalitas kepada negara dan bukan ke penguasa secara personal. Jadi kepentingan bangsa dan negara ada di atas segalanya bagi tentara sejati.

Tak mudah bagi TNI untuk kembali ke jati dirinya. Anggota aktif dan yang sudah pensiunan merupakan orang dengan kemampuan tinggi. Mereka bukan hanya ahli dalam bertempur saja, tetapi juga diperlengkapi dalam kepemimpinan, manajemen dan penyelesaian masalah.

Itu sebabnya anggota TNI menjadi incaran dari berbagai organisasi, termasuk partai politik. Ada karpet merah bagi mereka yang bersedia bergabung. Sedikit banyak, ada upaya yang mencoba menyeret TNI kembali ke politik praktis.

Itu sebabnya komitmen TNI menjadi tentara yang profesional harus didukung semua pihak. Profesional berarti tentara merupakan orang terlatih dan terdidik, serta diperlengkapi secara baik. Tidak berpolitik praktis, tak berbisnis dan dijamin kesejahteraannya serta mengikuti kebijakan politik negara yang menganut prinsip demokrasi, supremasi sipil, hak asasi manusia (HAM), ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi.

Bagian tersulit adalah menjadi kebanggaan rakyat. Walau selalu didengungkan manunggal dengan rakyat, itu hanya mudah di mulut dan pelaksanaan bisa berbeda. TNI harus bisa meraih hati rakyat, dengan senantiasa bersikap profesional dalam bertugas.

Jangan lagi ada TNI yang menjadi alat penguasa dan pengusaha, serta dibenturkan dengan rakyat. Kepentingan rakyat adalah kepentingan TNI. Mereka harus ada di garis terdepan membela kepentingan rakyat.

Salut bagi TNI yang makin profesional dalam tugasnya. Kita berharap ke depan di semua lini, tentara makin dekat dengan rakyat dalam arti sesungguhnya, bukan sekadar semboyan. Selamat ulang tahun TNI yang profesional! (**)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments