Senin, 16 Sep 2019

Peluang PNS Melanjut ke S1

admin Kamis, 22 Agustus 2019 11:08 WIB
Pemerintah bertekad meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pegawai negeri sipil (PNS). Salah satunya dengan mendorongnya bersekolah kembali. Sebab ternyata separuh dari mereka belum menyandang gelar sarjana strata 1 atau S-1.

SDM unggul menjadi fokus pemerintah saat ini. Indonesia maju hanya bisa diraih apabila manusianya berbenah. Pendidikan menjadi ikhtiar untuk mewujudkannya, walau pengalaman tidak diabaikan.

Pemerintah pusat telah memulai dengan menyediakan beasiswa bagi PNS. Bukan hanya jenjang S1 saja, terbuka peluang untuk S2, bahkan S3. Untuk pascasarjana, ada skema pembiayaan yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP.

Dalam 5 tahun, ditargetkan ada 1 juta PNS yang memiliki mutu unggul dengan jenjang pendidikan tinggi. PNS yang S-2 masih berjumlah 400 ribu atau 10 persen. Sementara PNS yang bergelar doktor jumlahnya tak lebih dari 2 persen atau sekitar 90 ribu orang.

Beban meningkatkan kualitas PNS ini tak mungkin hanya dipikul pusat. Pemerintah daerah diharapkan ikut berkotribusi dengan menyediakan dana beasiswa bagi PNS-nya. Mungkin tak sebesar anggaran pusat, setidaknya ada puluhan PNS yang melanjutkan pendidikan ke S1.

Jika ada kekhawatiran akan mengganggu pekerjaan sehari-hari, maka perguruan tinggi di daerah yang digandeng bekerja sama. Jadi PNS tidak harus cuti panjang agar bisa melanjutkan pendidikannya. Saat ini di beberapa daerah seperti Tapanuli, sudah ada kampus yang menyelenggarakan pendidikan S1.

Pemerintah daerah tak perlu ragu bekerja sama meski bukan perguruan tinggi negeri. Melihat kualitas dari sisi dikotomi negeri dan swasta, sudah ketinggalan zaman. Teranyar, sistem akreditasilah yang menentukan mutu sebuah kampus.

Peluang ini sebaiknya dimanfaatkan kampus-kampus di daerah. Silakan gandeng Pemda setempat untuk meningkatkan pendidikan PNS. Persentasenya mungkin beda di setiap daerah, tetapi jumlahnya masih sangat besar yang belum jenjang S1.

Pemerintah pusat sebaiknya memberi keleluasaan bagi PNS untuk memilih kampus tempatnya menimba ilmu. Pembatasan justru akan membuat PNS berpikir ulang, apalagi jika harus meninggalkan tempat tinggalnya dalam waktu yang lama. Walau penentuan tempat kuliah tetap harus sesuai dengan syarat dan ketentuan yang standar. (**)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments