Senin, 22 Apr 2019

Pasar Rakyat Bersertifikat SNI

admin Senin, 08 April 2019 11:23 WIB
Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) terhadap pasar tradisional. Standar ini bertujuan untuk mengubah kesan bahwa pasar tradisional kumuh dan becek. Untuk saat ini baru 30 pasar di seluruh Indonesia yang memiliki SNI dan tak satu pun ada di Kota Medan.

Saat ini PD Pasar Kota Medan mengelola 53 pasar yang tersebar di seluruh kecamatan. Hanya 28 di antaranya berbentuk gedung, sedangkan yang lainnya masih apa adanya. Kondisinya masih jauh dari rasa nyaman, tetapi pengunjungnya masih tetap ramai.

Maraknya pusat perbelanjaan modern dan swalayan, tak membuat pasar tradisional di Kota Medan sepi. Itu menjadi bukti tak terbantahkan, ada daya tarik tersendiri yang membuat konsumen tetap mencintainya. Mau tidak mau, Pemko melalui PD Pasar harus bekerja keras membenahinya, hingga semua memiliki SNI.

Pasar modern boleh saja sejuk dengan pendingin. Harga-harga sudah serba pasti dan serba ada. Penggemar pasar tradisional masih eksis dengan berbagai alasan. Memang ada kelebihannya, antara lain masih adanya kontak sosial saat tawar menawar antara pedagang dan pembeli. Tidak seperti pasar modern yang memaksa konsumen untuk mematuhi harga yang sudah dipatok.

Denyut nadi perekonomian rakyat biasa tergambar dengan jelas di pasar tradisional. Banyak orang yang menggantungkan hidupnya, mulai dari para pedagang kecil, kuli panggul, pedagang asongan, hingga tukang becak. Artinya, banyak keluarga yang ekonominya tergantung pasar tradisional.

Walau diakui, banyak yang tak nyaman berbelanja di pasar tradisional. Pertama, masih rendahnya aspek kebersihan dan ketertiban serta kurangnya pemeliharaan sarana fisik. Kedua, adanya premanisme terutama terhadap pedagang.Ketiga, tidak ada pengawasan terhadap barang yang dijual dan standarisasi ukuran dan timbangan. Terakhir, terbatasnya fasilitas umum, pemahaman rendah terhadap perilaku konsumen, dan penataan kios yang tidak teratur.

Dalam waktu dekat bakal ada enam pasar di Kota Medan yang akan dijadikan percontohan memiliki sertifikat SNI 8152-2015. Keenam pasar yakni Pasar Sei Sikambing, Pasar Petisah, Pusat Pasar, Pasar Kampung Lalang, Pasar Sukaramai, dan Pasar Medan Deli (Palapa). Pembenahan sedang digenjot agar bisa terwujud tahun ini juga.

Total ada 34 persyaratan teknis yang harus dipenuhi untuk memperoleh sertifikasi SNI Pasar Rakyat. Antara lain, tersedianya ruang menyusui yang nyaman dan tertutup, serta fasilitas untuk menyimpan ASI. Kemudian, disediakan timbangan di pintu keluar sehingga pembeli bisa melakukan pengecekan terhadap kesesuaian berat barang yang dibelinya. SNI pasar rakyat menekankan faktor kebersihan, kesehatan, keamanan dan kenyamanan.

Penerapan SNI pasar rakyat tidak hanya menguntungkan para pedagang, tapi juga menguntungkan para konsumen. Daya saing pasar rakyat bakal meningkat sehingga perlindungan terhadap konsumen, pedagang dan pengelola pasar juga makin baik. Kita berharap ada pasar di Medan segera mendapatkan SNI dan menjadi contoh bagi daerah lain di Sumut.(**)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments