Sabtu, 06 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran

TAJUK RENCANA

Meraih Kemenangan dengan Iman dan Takwa

redaksisib Sabtu, 23 Mei 2020 10:17 WIB
vecteezy.com
Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan, besok umat Islam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah sebagai hari kemenangan. Selama sebulan pula umat Islam sudah ditempa dalam kesulitan menahan lapar dan haus, sembari menjalankan amalan sosial lainnya dan merendahkan diri kepada sang pencipta Allah Swt.

Pelaksanaan ibadah Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri kali ini sangat berbeda dengan tahun-tahun lalu. Tantangan saat ini lebih berat karena bersamaan datangnya bencana pandemi Covid-19. Ramadan dilalui dengan kondisi memprihatinkan, dengan segala pembatasan, social/physical distancing, untuk memutus mata rantai penularan virus, yang berimplikasi kepada lemahnya ekonomi masyarakat.

Kondisi ini merubah hampir semua tatanan kehidupan normal yang selama ini dilakukan. Sehingga tantangan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga saja, tetapi juga menahan sabar dari segala tekanan hidup. Hal ini sebenarnya positif untuk dijadikan sebagai wadah menempa diri agar memiliki iman dan takwa lebih tinggi lagi.

Bila sudah melewati Ramadan sebagai "candradimuka", maka setiap pribadi akan memiliki iman dan takwa yang sudah teruji. Sehingga sewajarnyalah umat Islam bergembira merayakan kemenangan Hari Raya Idul Fitri yang di Indonesia disebut lebaran.

Merayakan lebaran sebagai kemenangan dalam ajaran Islam bukan berarti berpesta-pesta. Tetapi kemenangan karena bisa mengalahkan setan dalam diri setiap umat. Artinya, kegembiraan itu hadir setelah bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi dari sebelum Ramadan. Manusia yang mau dan mampu memahami keadaan serta mampu menghadapi segala kesulitan.

Dalam konteks keadaan terkini, saat dunia menghadapi berbagai problema di tengah pandemi Covid-19, saatnya umat Islam memberikan peran utama. Sebagai umat yang sudah tertempa ketakwaan dan keimanannya, pasti dapat dengan mudah menghadapi cobaan bencana ini. Bila umat sudah memiliki level ketakwaan tinggi, tentu tingkat kesabarannya juga tak diragukan lagi.

Beberapa hari lalu pemerintah sudah memutuskan agar masyarakat melakukan salat Idul Fitri di rumah saja, tidak melakukan salat Ied di masjid atau lapangan, demi tidak semakin berkembangnya virus berbahaya itu. Keputusan diambil sudah melalui pembelajaran dan pendapat para ahli di bidangnya. Di sini pemerintah (umaro) dan ulama sebagai pengambil kebijakan.

Sebagai umat yang merayakan kemenangan tadi, seharusnya sudah sangat paham bahwa umaro dan ulama harus ditaati. Apalagi kebijakan diambil untuk melindungi masyarakat. Sehingga bila kita sudah melewati Ramadan, rasanya tak ada alasan untuk tidak mengikuti keputusan itu.

Ramadan juga dikatakan sebagai bulan belajar. Saatnyalah kita belajar menghadapi situasi pandemi Covid-19. Bahkan, kalau kita mau belajar dari pengalaman masa lalu, banyak hal yang bisa dipetik untuk menjadi pelajaran agar manusia lebih baik lagi dan terhindar dari mara bahaya.

Dalam hal ini kita bisa belajar dari sejarah pandemi Flu Spanyol pada tahun 1918. Saat itu flu berlangsung selama 2 tahun dalam 3 gelombang serangan. Tercatat 500 juta orang terinfeksi dan 50-100 juta kematian. Sebagian besar kematian terjadi di gelombang kedua, ketika masyarakat sudah sangat merasa tidak nyaman dengan karantina dan social distancing.

Ketika mereka dibolehkan ke luar rumah lagi, masyarakat berbondong-bondong merayakan dengan sukacita di jalan-jalan. Beberapa minggu kemudian, serangan gelombang kedua terjadi dengan puluhan juta kematian. Jadi dengan melihat ini apakah kita mau belajar dari sejarah atau mau mengulang sejarah?

Kita pasti mau belajar dari sejarah. Apalagi dalam Islam sudah diajarkan agar umatnya terus belajar, dan Ramadan sebagai bulan penuh pembelajaran. Mari kita raih kemenangan Idul Fitri dengan iman dan takwa, tentunya juga dengan keselamatan jiwa dan raga. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. (***)
T#gs Hari Rayaidul fitritajuk rencana
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments