Jumat, 19 Jul 2019

Mendorong Kreativitas untuk Danau Toba

admin Minggu, 07 Juli 2019 13:43 WIB
Danau Toba sudah menjadi destinasi wisata global. Banyak turis datang dari seluruh penjuru dunia ke sana. Mereka ingin menikmati keindahan alam, budaya dan keunikan geologis.

Kekuatan pariwisata Danau Toba memang terletak di panorama, kesejukannya, budaya Batak dan jejak ledakan Gunung Toba. Turis mau datang karena ada keunikan suatu destinasi. Jika yang tersaji monoton, maka jangan harap mereka akan datang lagi.

Itu sebabnya, kreativitas sangat diperlukan untuk membuat Danau Toba unik. Bukan sekadar membuat even saja, dengan mengisi beragam kegiatan. Tetapi sesuatu yang bisa menggerakkan banyak orang mau datang ke sana.

Beberapa waktu lalu, ada beberapa orang muda menginisiasi kreativitas yang unik. Acara bertajuk Seribu Tenda di Danau Toba yang ternyata menumbuhkan antusiasme yang luar biasa. Pengunjung datang dari seluruh penjuru Tanah Air, bahkan dari luar negeri.

Kegiatan Seribu Tenda tersebut patut diapresiasi. Mungkin bagi sebagian orang berkemah adalah hal biasa atau dianggap aktivitas Pramuka saja. Tetapi ketika dilakukan secara massal dengan mengambil lokasi di tepi danau, hal itu menjadi luar biasa.

Catatan penting dalam kegiatan berkemah ini, ternyata campur tangan pemerintah minim. Memang tak bisa dipungkiri, ada bantuan untuk promosi dan dukungan lainnya. Tetap saja, inisiatif kaum muda ini membuat sejarah baru di Danau Toba.

Kreativitas seperti ini harus didorong. Bila perlu pemerintah membuat lomba ide untuk membuat kegiatan di Danau Toba. Siapa saja boleh menyampaikan gagasan dan secara objektif, dipilih mana yang paling layak dan berdampak untuk dilaksanakan.

Jangan lagi monoton di kegiatan yang begitu-begitu saja. Pegiat pariwisata berani keluar dari paradigma yang lama. Boleh saja even yang sudah eksis dipertahankan, hanya harus tetap ada pembaharuan.

Jika ada yang melakukan secara mandiri, sebaiknya jangan dihalangi. Pemerintah selain sebagai regulator, juga berperan sebagai motivator dan fasilitator. Semakin banyak kegiatan kreativitas, maka dampaknya makin baik bagi pariwisata.(**)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments