Rabu, 23 Okt 2019

Menambah Jumlah Peminum Kopi

admin Selasa, 01 Oktober 2019 12:09 WIB
Indonesia kembali mendapat pengakuan sebagai negara kopi, bukan hanya penghasil saja, tetapi juga sebagai konsumen. Dalam sidang Dewan Organisasi Kopi Internasional (International Coffee Organization/ICO Council), Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Iman Pambagyo terpilih sebagai Ketua ICO Council untuk periode 2019-2020. Dia menggantikan Stephanie Kung dari Swiss.

Ketua Dewan ICO nanti akan bertugas memimpin kelanjutan pembahasan berbagai keputusan penting yang dihasilkan oleh Dewan ICO. Ia harus bermitra dengan Direktur Eksekutif ICO untuk melaksanakan keputusan tersebut dengan memobilisasi berbagai sumber daya. Ditunjuk Indonesia sebagai ketua, mencerminkan kepercayaan dunia untuk mendorong kelangsungan ekonomi sektor kopi melalui kemitraan antara pemerintah, petani dan sektor industri.

Saat ini, komoditi kopi terpuruk di pasar dunia. Harga kopi dunia merosot sebesar 30 persen dalam 2 tahun terakhir. Kondisi itu dinilai membutuhkan upaya kerja sama di antara anggota ICO untuk mengatasinya.

Saat ini, harga kopi global berada di bawah 2 dolar AS per kilogram (kg). Ini berdampak terhadap gairah petani untuk merawat kopinya. Selama ini, kelebihan pasokan global ditengarai menjadi pemicu utama terus tertekannya harga kopi dunia.

Sebenarnya konsumsi kopi secara global meningkat sebesar 2,2 persen pada beberapa tahun terakhir. Namun, tingkat pertumbuhannya masih jauh di bawah kenaikan produksi kopi global. Akibatnya tingkat konsumsi belum mampu menyerap pasokan yang ada.

Untuk meningkatkan harga kopi global, pada 2017, anggota ICO telah menyepakati Resolusi Nomor 645 untuk mendorong tingkat konsumsi kopi dunia. Diharapkan ada keseimbangan tingkat pasokan dengan tingkat permintaan kopi dunia, yang nantinya diharapkan dapat menstabilkan harga. Indonesia sendiri sebagai penduduk terbesar keempat di dunia merupakan pasar potensial kopi.

Berdasarkan Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian konsumsi kopi nasional pada 2016 mencapai sekitar 250 ribu ton dan tumbuh 10,54 persen menjadi 276 ribu ton. Konsumsi kopi Indonesia sepanjang periode 2016-2021 diprediksi tumbuh rata-rata 8,22 persen/tahun. Pada 2021, pasokan kopi diprediksi mencapai 795 ribu ton dengan konsumsi 370 ribu ton, sehingga terjadi surplus 425 ribu ton.

Edukasi dan kampanye perlu dilakukan untuk meningkatkan jumlah peminum kopi di dalam negeri. Tanpa mengurangi kualitasnya, variasi sajian harus ditambah, terutama agar menarik bagi kaum milenial. Sebab mereka yang akan mendominasi dari jumlah penduduk dalam beberapa tahun ke depan.

Tugas berat bagi Indonesia membuat stabil harga kopi. Hanya ada dua opsi, mengurangi produksi atau menambah peminumnya. Opsi kedua yang lebih realistis, dan harus dimulai dari dalam negeri. Sudahkah Anda minum kopi hari ini?(**)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments