Senin, 16 Sep 2019

Kampus di Sumut Mesti Berbenah

admin Senin, 19 Agustus 2019 11:08 WIB
Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) baru saja merilis klasterisasi perguruan tinggi tahun 2019. Ini dilakukan untuk memetakan perguruan tinggi Indonesia. Tujuannya untuk meningkatkan mutu secara berkelanjutan dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi.

Sebanyak 13 perguruan tinggi negeri masuk ke klaster I untuk kategori perguruan tinggi nonvokasi. Secara berurut berdasarkan peringkat, yakni Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, dan Universitas Airlangga. Kemudian Universitas Hasanuddin, Universitas Brawijaya, Universitas Padjadjaran, Universitas Andalas, Universitas Sebelas Maret, dan Universitas Sumatera Utara (USU).

Masuknya USU di Medan ke dalam klaster I menjadi hadiah bagi masyarakat Sumut. Sebab sudah lama PTN daerah ini tidak diperhitungkan secara nasional. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi kampus lain untuk masuk ke level nasional, bahkan internasional.

Indikator-indikator dalam klasterisasi perguruan tinggi Indonesia tahun 2019 dikelompokkan ke dalam empat kriteria. Pertama, input dengan persentase penilaian sebesar 15%. Kedua, proses dengan persentase 25%. Ketiga, output 25%, dan keempat, outcome 35%.

Untuk penilaian 2019, ada beberapa indikator baru. Dalam kriteria input, dinilai jumlah dosen asing. Pada kriteria proses, indikator baru adalah pembelajaran dalam jaringan (daring), kelengkapan laporan PDDIKTI, dan laporan keuangan.

Pada kriteria outcome, indikator baru adalah persentase lulusan yang memeroleh pekerjaan dalam waktu enam bulan. Lalu, jumlah citasi per dosen, dan jumlah paten per dosen. Ini terkait kinerja penelitian dan pengabdian dosen.

Klasterisasi ini tentu tak sempurna. Paling tidak, sudah menggambarkan kualitas kampus di Indonesia. Hasilnya harus menjadi evaluasi bersama, bukan hanya bagi pengelola, tetapi juga bagi Kemenristekdikti.

Perhatian pemerintah sebaiknya tidak hanya perguruan tinggi negeri. Swasta mesti mendapat pembinaan lebih agar mampu sejajar dengan negeri. Sebab baik swasta maupun negeri, memiliki tugas yang sama, mendidik anak bangsa.

Kampus di Sumut ternyata masih tertinggal jauh. Harus kerja lebih keras lagi, agar di tahun mendatang bukan hanya USU yang masuk klaster I. Mewujudkannya tidak mudah, dosen, mahasiswa dan pengelola kampus mesti bersinergi. (**)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments