Sabtu, 26 Sep 2020

Harpelnas, Momen Menghindari Krisis

Sabtu, 05 September 2020 13:35 WIB
Internet

Logo Hari Pelanggan Nasional

Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) yang jatuh pada 4 September 2020 bisa jadi momen kebangkitan ekonomi kita, setelah terpuruk pada masa pandemi Covid-19 saat ini. Harpenas diwarnai dengan promo dan diskon yang ditawarkan berbagai perusahaan untuk meningkatkan minat konsumen (pelanggan) membelanjakan uangnya.

Promo dan diskon itu cukup menarik untuk membantu pemulihan ekonomi nasional. Karena sasarannya konsumen masyarakat berpenghasilan menengah ke atas yang selama ini lebih memilih menyimpan uangnya, menjaga keamanan bila resesi tiba.

Selama ini, dalam kondisi mengarah resesi, banyak masyarakat lebih memilih menyimpan uang atau berinvestasi yang dirasa aman. Apalagi situasi tidak memungkinkan mereka untuk banyak bergerak dan mengeluarkan uang. Dengan banyak berdiam di rumah, tentu mereka belanja nyaris hanya kebutuhan pokok saja. Dengan begitu banyak sektor jasa dan yang lainnya terhenti.

Akibatnya sektor jasa, kuliner, wisata dan industri hiburan yang banyak menampung tenaga kerja menjadi tidak mampu bergerak. Malah merumahkan karyawan, bahkan sampai mem-PHK. Sehingga masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah menjadi terpuruk, seiring dengan melemahnya daya beli masyarakat.

Hal inilah salah satu penyebab mengapa pemerintah sangat sulit mengantisipasi agar tak terjadi resesi di negeri ini. Padahal segala daya upaya telah dilakukan, antara lain dengan meggelontorkan dana stimulan ke berbagai sektor dan memberikan bantuan sosial ke masyarakat.

Momen Hari Pelanggan Nasional merupakan kesempatan pihak swasta untuk membantu negara ke luar dari jurang resesi. Paling tidak bisa menekan tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia agar tidak lebih dalam dari negatif 5,32 persen pada kuartal III.
Dalam sejarahnya Harpelnas digagas oleh CEO Frontier Group dan pakar pemasaran Handi Irawan pada tahun 2003 dan diperingati pada tanggal 4 September setiap tahunnya. Halpenas diadakan dengan tujuan untuk memompa semangat perusahaan dalam memuaskan pelanggan.

Halpenas dicanangkan Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri pada 4 September 2003, dihadiri sekitar 200 jajaran direksi berbagai perusahaan dan BUMN. Memiliki logo khusus yang melambangkan senyum manusia dengan warna dasar hijau. Senyum di logo ini menandakan kepuasan pelanggan, sedangkan warna hijau dipilih karena menggambarkan kesejukan, rasa bersahabat dan keramahan.

Selain rangkaian diskon dan promo dari berbagai perusahaan dan penyedia jasa, Harpelnas juga diramaikan dengan even seperti Seminar Harpelnas dan Parade Simpatik Harpelnas. Sejumlah gerai makanan, minuman, operator telekomunikasi, bank, penyedia jasa dan banyak perusahaan lainnya memberikan promo, diskon dan voucher bagi para pelanggannya.

Untuk tahun ini sangat banyak perusahaan BUMN maupun swasta memberikan promosi dan diskon kepada pelanggan antara lain Pertamina, Telkomsel, McD, KFC, Gramedia, PLN, Burger King dan lain sebagainya termasuk perusahaan kecil.

Sayangnya mereka seperti berdiri sendiri, tanpa dukungan kuat pemerintah. Seharusnya momen ini dimanfaatkan sebesar-besarnya dengan kampenya yang luas melibatkan selebritis dan tokoh masyarakat. Dibuat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, mengingat situasi saat ini memang sangat membutuhkan bergeraknya berbagai sektor ekonomi.

Dalam hal ini pemerintah sebaiknya kembali mengambil peran sebagai mediator agar lebih banyak lagi yang ikut serta. Dari perusahan multi nasional, besar, menengah sampai pedagang kecil harus dilibatkan.

Masih ada kesempatan untuk menggelorakan Harpenas sebagai momen memanjakan pelanggan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat. Karena maraknya jual beli di tengah masyarakat merupakan salah satu kunci terhindarnya negara dari resesi, krisis atau depresi ekonomi yang ditakutkan belakangan ini. (***)

T#gs Hari Pelanggan NasionalHarpelnasMomen Menghindari Krisis
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments