Senin, 06 Apr 2020

TAJUK RENCANA

Antisipasi Pandemi Virus Corona Tak Harus Panik

redaksisib Sabtu, 14 Maret 2020 11:49 WIB
CNBC Indonesia

Ilustrasi

World Health Organization (WHO)/Organisasi Kesehatan Dunia telah menaikkan status penyakit yang dikenal dengan Covid-19 itu sebagai pandemi global. Artinya, wabah virus yang bermula dari Wuhan, China itu tidak boleh lagi dianggap remeh. Negara-negara besar langsung bereaksi dengan berbagai kebijakan yang bersifat protektif.

Memang data yang dirilis WHO sudah sangat mengkhawatirkan. Wabah corona saat ini berada di urutan ke-17 dari 26 penyakit dalam grafik kematian akibat penyakit per hari di seluruh dunia. Jumlah yang terkena terus bertambah, termasuk di Indonesia.
Hampir seluruh negara di dunia telah merilis antisipasi mereka terhadap virus corona. Italia melakukan penguncian atau penutupan (lock down). Hal ini dilakukan untuk menekan laju penyebaran virus tersebut.

Langkah Italia itu diikuti Denmark yang juga memutuskan untuk melakukan penutupan. Keputusan itu diumumkan Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen. Semua sekolah di Denmark mulai taman kanak-kanak (TK) hingga perguruan tinggi ditutup hingga dua minggu ke depan.

Amerika Serikat (AS) mengeluarkan kebijakan yang tidak kalah ekstrem. Mereka melarang penerbangan dari 26 negara Uni Eropa masuk ke AS. Tidak hanya itu, warga negara yang bukan berasal dari Uni Eropa namun pernah mengunjungi Uni Eropa dalam 14 hari terakhir, juga dilarang masuk AS.

Kebijakan Indonesia dinilai banyak kalangan terlalu lamban dalam mengambil antisipasi. Pemerintah sebenarnya sudah mengumumkan berbagai kebijakan. Tentu saja tidak boleh gegabah, sebab akan menimbulkan kepanikan.

Kehati-hatian pemerintah bisa dipahami. Sebab banyak orang Indonesia masih menelan bulat-bulat hoax. Sangat berbahaya jika terjadi kepanikan dalam skala luas yang bisa merembet ke semua aspek.

Meski begitu, pemerintah tak boleh menutup-nutupi keadaan yang sebenarnya. Tindakan paling efektif adalah melakukan pencegahan. Pengecekan di semua pintu masuk ke Indonesia harus dilakukan secara serius.

Kabar baik telah mulai ada dalam penanganan virus corona ini. Dari pasien yang terkonfirmasi terpapar virus, sebanyak 56,6 persen berhasil sembuh dan hanya 3,5 persen yang berakhir dengan kematian. Data dari Johns Hopkins Coronavirus Resource Center menyebutkan, virus corona sudah menjangkiti 116 negara, dengan 127.749 kasus terkonfirmasi dan mengakibatkan 4.717 kasus kematian.

Lalu ada 68.305 kasus berhasil disembuhkan secara global. Artinya masih ada harapan, tidak hanya kekhawatiran belaka. Mari membantu dengan menjaga diri masing-masing. Hiduplah dengan pola sehat dan berharap antivaksin virus segera ditemukan. (**)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments