Jumat, 05 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran

Pelajaran dari Korupsi PLN Sumut

Senin, 17 Maret 2014 09:59 WIB
PELAJARAN apa yang bisa kita dapat dari vonis kasus korupsi PLN Sumut oleh pengadilan tindak pidana korupsi  Medan? Namanya pengalaman, itu adalah  guru yang harus kita jadiKAN pembelajaran mahaberharga. Beberapa pejabat PLN Sumut divonis  penjara karena melakukan tindak pidana korupsi pada pembelian  tahan api (flame tubes) Pembangkit Listrik GT 1.2 Belawan tahun 2007 tidak sesuai dengan spesifikasi sehingga merugikan negara senilai Rp 23,1616 miliar.

Vonis yang diberikan pengadilan Tipikor Sumut merupakan bukti betapa korupsi dengan motif melakukan mark up anggaran dan lain sebagainya jadi penyakit akut kronis bagi bangsa ini. Kemudian masyarakat akan semakin geram karena saat yang bersamaan pula lampu seringkali mati di Sumut. Saat ini Sumut sedang berada dalam krisis listrik yang membuat kerugian yang sangat fatal bagi masyarakat.

Dampak pemadaman dalam hitungan yang lama ini membuat ekonomi masyarakat mandek, belum lagi kecelakaan, kebakaran, dan dampak lainnya yang sangat berpengaruh pada aktivitas kehidupan masyarakat. PLN sebagai perusahaan listrik negara yang melakukan monopoli gagal memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat. Sementara infrastruktur listrik merupakan pra syarat utama dalam pembangunan ekonomi (economic development) yang sedang digalakkan di Sumut.

Pada saat masyarakat menghadapi krisis listrik yang parah ini, beberapa pejabat PLN Sumut dihukum penjara karena  korupsi. Kita tidak mau menuduh krisis listrik yang terjadi saat ini karena kasus korupsi yang dilakukan oleh petinggi PLN Sumut. Hanya saja masyarakat tidak bisa kita persalahkan jika melakukan analisa seperti itu karena alasan pemerintah selalu mengatakan PLN Sumut kekurangan pembangkit.

Saat PLN Sumut menghadapi krisis listrik para, ternyata pejabat PLN melakukan tindakan korupsi yang membuat kinerja PLN makin runyam. Andaikan uang yang merupakan hasil korupsi itu dialokasikan dengan baik dan benar kemungkinan PLN Sumut bisa mengantisipasi hal terburuk seperti pemadaman yang terjadi saat ini.

Saatnya semua pejabat PLN, dimanapun berada menjadikan korupsi PLN Sumut sebagai pelajaran yang sangat berharga. Perilaku korupsi yang berujung pada penjara  merugikan diri sendiri dan merugikan masyarakat. Apalah artinya korupsi jika harus berujung  penjara. Sementara tunjangan pejabat PLN dan fasilitas yang dimilikinya sudah lebih dari cukup.

Kebiasaan hidup jujur, hemat, sederhana saatnya dipupuk dan dibudayakan oleh semua pejabat negara. Saat ini masyarakat kita sudah sangat menderita karena perilaku korupsi masif di negara ini. Dampak korupsi adalah kemiskinan, keterbelakangan, dan juga ketertinggalan hebat bagi masyarakat. Dengan maraknya korupsi maka negara kita akan makin tertinggal dari negara lain yang terus berbenah dalam semua hal.  

Untuk itu, saatnya pejabat, secara khusus  pejabat PLN bisa menjadikan pelajaran kasus korupsi Sumut sebagai pengalaman agar jangan terulang lagi . Kita semua yakin, jika tata kelola keuangan PLN dilakukan dengan baik, dan membeli barang dengan aturan yang baik dan benar maka krisis listrik tidak akan terjadi seperti saat ini. Semoga kasus korupsi di PLN jangan terulang lagi agar PLN mampu memberikan layanan yang terbaik (good service) bagi masyarakat pengguna listrik. (#)

T#gs
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments