Sabtu, 24 Agu 2019

Wanita, Hindari Sikap Ini Agar Jadi Istri Idaman

admin Minggu, 19 Mei 2019 11:40 WIB
Ilustrasi
Suatu kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri jika memiliki suami yang mencintai kita dengan tulus. Apalagi, jika suami menganggap kita sebagai istri idaman yang memiliki sikap baik dan mengesankan.

Dengan menjadi pasangan idaman, tentu akan membuat rumah tangga penuh kebahagiaan. Dilansir dari laman prevention.com, Kamis (16/5), istri cantik dan menawan akan saja tidak cukup membuat pria meraih kebahagiaan.

Ada beberapa sikap istri yang bisa membuat suami merasa benci. Jika sikap ini tetap dibawa ke hubungan pernikahan, besar kemungkinan pernikahan yang dibangun tak akan menemukan bahagia. Dirangkum dari Fimela.com, berikut beberapa sikap yang perlu dihindari seorang agar menjadi istri idaman.

Menjalani hubungan pernikahan, tak selamanya akan menemukan kebahagiaan. Sesekali tetap akan ada masalah atau suatu hal yang membuat sedih, capek, dan lelah. Mengeluh karena capek adalah hal yang wajar. Namun, jika segala sesuatu dikeluhkan, bisa menimbulkan kesan yang tak baik bagi suami.

Suka Mengatur
Jika ingin menjadi istri idaman, jangan sekali-kali menjadi istri yang suka mengatur. Perempuan yang suka mengatur, apalagi egois akan membuat pria rentan kehilangan cintanya.

Bohong
Perempuan yang suka bohong akan membuat suami rentan berpaling darinya. Para pria sangat tidak suka dengan perempuan yang suka berbohong bahkan jika kebohongan itu demi kebaikan hubungan mereka.

Suka Menuntut
Ingin memiliki segala yang terbaik memang baik. Namun, jangan sampai keinginan ini membuatmu menuntut berlebihan ke suami. Istri yang terlalu menuntut akan membuat suami rentan stres bahkan depresi. Ini juga akan membuat suami rentan berpaling.

Pemalas
Selanjutnya, sikap istri yang dibenci suami adalah pemalas. Malas sesekali karena capek atau terlalu lelah, tak masalah. Namun, jika rasa malas ini berlebihan, tentu akan membuat suami benci bahkan marah. (R17/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments