Sabtu, 06 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran

Selai Mangrove Kaya Karbohidrat

Minggu, 06 April 2014 22:44 WIB
Medan (SIB)- Sumatera Women Foundation (SWF) terus mendukung percepatan pengembangan wira usaha wanita. Setelah menggenjot perkembangan untuk dunia fashion, memompa semangat wira usaha dari kuliner. “Selai dari mangrove kini jadi perhatian karena ada permintaan dari Afrika,” cerita Sekretaris SWF Susi Merry Junita Manullang Br Sinaga SS menirukan ucapan Ketua Ade Novita Zein SH didampingi wakil ketua Lidya Magdini Br Sihombing.

Setelah menggelar pameran Women Day International yang diadakan IWAPI Sumut - Konjen Amerika di Taman Gajah Mada Medan, Februari 2014, SWF Sumut dalam waktu dekat berangkat ke Afrika guna promosi hasil kuliner ramah lingkungan dan organik.

Menurutnya, mangrove selama ini dikenal sebagai penjaga pantai. Setelah SWF melakukan penanaman besar-besaran mangrove dengan titik awal di pantai di wilayah Serdang Bedagei, tanaman yang juga disebut bakau memiliki buah yang memiliki nilai manfaat ekonomis dan dapat dijadikan sebagai salah satu sumber pangan yang kaya akan karbohidrat, selain beras dan jagung.

Susi Merry Junita Manullang Br Sinaga mengatakan, sesuai penelitian dari institusi terpercaya di Tanah Air, kandungan karbohidrat buah bakau sebesar 85.1 gram per 100 gram, lebih tinggi dari beras (78.9 gram per 100 gram) dan jagung (63.6 gram per 100 gram), (Fortuna, 2005).

Bakau dapat dijadikan kuliner seperti sirup, kripik, selai, permen dan kue. “Tapi yang sudah dapat pasar di Afrika adalah selai  buah mangrove dari jenis sonneratia alba (pedada),” ujar perempuan yang kader Partai Golkar Medan itu saat menyosialisasikan keberhasilan perempuan binaan SWF pada keluarga besarnya yang dihadiri keluarga besar dan tokoh masyarakat seperti SK Sinaga, Sairoon Sinaga, Edison Sinaga, Prof Jhon Pieter Sinaga, Osbeth Sinaga. (R9/ r)

T#gs
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments