Rabu, 03 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran

Dikecam Publik, Krim Penyulap Kulit Wanita Afrika Jadi Putih

Minggu, 16 Maret 2014 23:11 WIB
Niger (SIB)- Kulit putih bercahaya kerap dianggap sebagai lambang kecantikan para wanita. Karena itu, berbagai produk kosmetik berlomba-lomba mengeluarkan krim pemutih wajah dan tubuh yang menjanjikan kulit tampak putih bersinar.

Saat krim tersebut berhasil membuat kulit kusam tampak putih, produk ini akan dianggap berhasil. Namun, krim pemutih yang diluncurkan oleh penyanyi asal Nigeria dan Kamerun, Dencia, justru dikecam.

Padahal, lapor Daily Mail dan ViVaNews.Com, Jumat, (14/3), krim tersebut terbukti membuat kulit hitam wanita Afrika menjadi putih. Krim bernama Whitenicious ini sudah digunakan Dencia sejak tahun 2011. Hasilnya pun terbukti, kulit gelap Dencia berubah drastis. Ia tak lagi memiliki kulit layaknya wanita Afrika. Sejak menggunakan krim tersebut, kulitnya terlihat sangat putih. Keberhasilan krim itulah yang membuat produknya menerima kecaman dari banyak pihak.

Krim ini dianggap memancing kebencian wanita kulit hitam terhadap dirinya sendiri. Saat diluncurkan pada Januari lalu, seseorang merespons produknya melalui Twitter. "Krim #whitenicious membuat banyak wanita muda di seluruh dunia merasa insecure dengan kulit mereka."

Namun, Dencia tampaknya tidak peduli dengan kritikan tersebut. Ia mengklaim produk miliknya itu hanya untuk menghilangkan bintik-bintik hitam, bukan untuk memutihkan seluruh tubuh. Jika ada wanita yang menggunakannya untuk memutihkan seluruh tubuh, itu jelas di luar kendalinya. "Ketika orang-orang membandingkan kulit saya yang dulu dan sekarang ini akan memberitahu ke yang lainnya kalau produk tersebut benar-benar bekerja. Coba tebak, banyak orang membelinya dan saya tidak peduli dengan kritik itu karena ini bisnis saya," kata Dencia.

Tidak hanya itu, Dencia juga tampaknya tidak terlalu peduli dengan kemungkinan kandungan krim yang dapat menyebabkan kanker. Menurutnya, kanker bisa muncul dari mana saja. Seperti udara sekitar dan makanan. Lagipula, katanya, tidak semua wanita menghabiskan uangnya untuk membeli produk pemutih. Karena pilihan tergantung pada setiap orang.

Seperti slogan yang terdapat dalam produk Whitenicious, "Ucapkan selamat tinggal pada pigmentasi dan bintik-bintik hitam selamanya."
Produk ini diklaim efektif mencerahkan kulit hanya dalam waktu 7 hari.

Di Afrika Barat, pemutihan kulit memang sedang menjadi tren yang cukup berkembang. Hal ini juga yang memancing kemarahan para kritikus, karena menganggap Dencia memperparah kondisi dengan mempromosikan produknya.

(t/r9/c)


Simak juga berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 16 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.



T#gs
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments