Senin, 16 Sep 2019

Ayam Kodok Pasca Imlek

Minggu, 02 Februari 2014 12:21 WIB
SIB/int
Ayam Kodok
Jakarta (SIB)- Namanya agak spesifik bahkan mengundang gurau dan senyum: ayam kodok. Menu istimewa tersebut terkenal dengan kenikmatannya dan disajikan pada momen istimewa. Pada Imlek 2565, makanan yang juga disebut gefuldekip (ayam cabut tulang, lalu diisi) tersebut jadi idola. Padahal, tidak memiliki keterkaitan dengan kebudayaan Tionghoa. Hanya saja, ayam kodok menjadi pilihan utama orang-orang yang merayakan Imlek.

Pakar kuliner Indonesia Sisca Soewitomo mengakui rumitnya memasak ayam kodok tapi malah banyak digemari. “Untuk membuatnya, kulit ayam dipisahkan dengan dagingnya. Hal ini tentu memerlukan ketelitian. Jangan sampai kulit ayam sobek. Kulit ayam yang utuh ini kemudian diisi dengan beberapa cincangan daging ayam, telur dan lain-lain. Setelah padat, semua ujung kulit ayam dijahit. Walhasil, masakan berbahan dasar ayam ini berbentuk kodok. Selain lezat, ayam kodok juga bisa disantap bersama keluarga," kata Sisca seperti disiarkan Tempo.Co. "Mungkin karena itulah, ayam kodok menjadi menu pilihan untuk perayaan istimewa."

Bahan untuk membuat menu tersebut adalah harus ayam negeri 1 ekor, telur direbus 4 butir, daging sapi cincang100 gram,  roti tawar 7 lembar, susu cair 200 ml, telur ayam dikocok terpisah 2 butir.  Bumbu yang dihaluskan lada secukupnya, pala 1 buah,  bawang putih 8 siung,  bawang merah 8 buah. Bahan saus olesan yakni saus ayam, margarin 3 sendok makan, bawang bombai 1 buah, bawang putih 5 buah, lada halus setengah sendok teh, pala halus seperempat sendok teh, saus tiram 2 sendok makan, kecap manis 4 sendok makan, kecap inggris yang dapat diganti dengan kecap asin 1 sendok makan, garam halus 1 sendok teh, air 500 ml, tepung maizena dicairkan dengan 3 sendok makan air.

Cara membuatnya. Cuci bersih ayam dengan jeruk nipis, pisau dapur kecil yang sangat tajam dan gunting untuk melepaskan kulit ayam. Pada bagian lutut ayam, tumbuk tulang sendi bagian lututnya nanti dia akan hancur, lalu potong sendinya yang tertinggal sarung paha ayam.

Cara memasak, pisahkan kulit ayam dari dagingnya tapi jangan sampai sobek dan ayam tinggal kulitnya. Pisahkan ayam dari tulang-tulangnya kemudian giling atau cincang.

Cara Memasaknya rendam roti tawar dengan susu selama 5 menit dan hancurkan. Rebus sebentar daging giling, kemudian tiriskan dan masukkan ke dalam adonan roti. Masukkan lada, bawang putih cincang, kecap, garam, aduk rata, masukkan kocokan telur aduk rata kembali.  Masukkan adonan ini ke dalam kulit ayam. Masukkan juga telur rebusnya, susun 2 di kiri dan 2 di kanan. Masukkan semua bahan sampai habis.

Jahit kulit ayam sampai membentuk ayam utuh dan menyerupai kodok.

Setelah itu masukkan ayam kodok mentah ke wadah tahan panas, atur sedemikian rupa hingga ayam bisa kokoh pada tempatnya dapat diganjal sisi kiri dan kanannya dengan daun pisang. Tusuk-tusuk kulit ayam dengan hati-hati menggunakan jarum jahit. Tusuk merata ke semua sisi. Ini menjaga agar ayam tidak pecah kulitnya ketika dikukus.

Setelah 15 menit dikukus, tusuk-tusuk lagi kulitnya dengan jarum jahit, lalu kukus kembali.

Sebelum dikukus, ayam diolesi dengan bumbu oles bagian atasnya. Ketika sedang dikukus, sering-sering dioles dengan bahan oles, demikian seterusnya sampai bahan oles habis. Dikukus selama 40 menit.

Setelah dikukus, pindahkan ke oven, lalu panggang selama 35 menit. Setelah matang, angkat dan siap dihidangkan dengan membelah dua ayam kodoknya setelah dibuang benang-benangnya. (t/r9/h)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments