Senin, 30 Mar 2020
Banner Menu
Detail Utama 1

8 Hal Terlarang Bagi Wanita 100 Tahun Lalu

Minggu, 08 Maret 2020 20:39 WIB
cnnindonesia.com

Ilustrasi

Kebebasan dan emansipasi wanita sangat berbeda dibandingkan 100 tahun lalu. Jika kini wanita bisa bebas berbelanja atau kerja sendirian, tidak dengan di era 1900-an.

Seperti dikutip dari Brightside, ini delapan hal terlarang bagi wanita 100 tahun lalu, yang di zaman modern para wanita bisa bebas melakukannya.

1.Belanja Sendirian
Pada era 1900-an, wanita tidak boleh berbelanja sendirian. Mereka harus ditemani oleh pria ketika ke luar rumah, terutama saat belanja. Pria harus melindungi mereka dan bahkan ada beberapa tempat yang tidak boleh dimasuki wanita.

2.Pakai Celana
Zaman dahulu wanita hanya diperbolehkan memakai rok atau gaun. Sebab 100 tahun lalu, wanita kerap mendapatkan stigma ketika memakai celana. Pada sejumlah negara wanita yang memakai celana bahkan dianggap ilegal. Memakai celana, dianggap sebagai simbol maskulinitas dan pemberontakan.

3.Voting
Jika Hillary Clinton sudah eksis 100 tahun lalu, maka dia tidak akan bisa mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat. Pada era 1900-an, pria beranggapan bahwa wanita tidak bisa berpartisipasi dalam politik dan berotak inferior oleh karena itu mereka tidak diizinkan ikut voting.

4.Buka Rekening Tabungan
Wanita tidak diperbolehkan memiliki rekening tabungan atas nama mereka sendiri. Mereka pun tak bisa mengajukan pinjaman atau memiliki kartu kredit. Jika masih sendiri atau belum menikah, para wanita harus meminta ayah mereka untuk menandatangani surat pengajuan utang.

5.Bergabung di Militer
Sangat jarang ditemukan wanita di kemiliteran 100 tahun lalu. Bahkan di beberapa tempat tidak diperbolehkan merekrut wanita sebagai anggtita militer.

6.Pakai Alat Kontrasepsi
Alat kontrasepsi seperti pil KB dulu dilarang peredarannya. Baru pada abad 20, pil kontrasepsi menjadi legal namun peredarannya terbatas hanya untuk wanita yang sudah menikah.

7.Punya Paspor Sendiri
Setelah menikah wanita tidak diperkenankan memiliki paspor sendiri. Mereka dilarang bepergian ke luar negeri tanpa suaminya. Oleh karena itu paspornya pun digabung dengan suami mereka.

8.Jadi Pengacara
Wanita diperbolehkan sekolah hukum tapi mereka dilarang mempraktikkan ilmunya sebagai pengacara dan menangani kasus. (Wolipop/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments