Rabu, 03 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran

Remaja Vietnam Bikin Game Flappy Bird Raup Rp 608 Juta Sehari

Minggu, 09 Februari 2014 22:00 WIB
SIB/Int
Mashable
New York (SIB)- Game Flappy Bird sedang jadi trend dunia. Mulai dari anak-anak hingga dewasa bahkan yang berusia uzur. Meski nama permainannya mengadopsi game yang lebih dulu populer namun Flappy Bird diciptakan remaja Vietnam. Dalam pemberitaan The Verge, developer Don Nguyen mengatakan bahwa game yang kini menjadi aplikasi terlaris di App Store dan Google Play Store tersebut memiliki pendapatan 50.000 dollar AS (sekitar Rp 602 juta) per hari. Pendapatan tersebut berasal dari iklan yang ditampilkan di layar saat game Flappy Bird dimainkan.

Aplikasi Flappy Bird hingga kini telah diunduh sebanyak lebih dari 50 juta kali dan mendapat ulasan (review) dari 47.000 pengguna lebih, menandingi aplikasi Gmail. "Flappy Bird menjadi populer karena berbeda dari game mobile lain yang ada saat ini, dan game ini juga menjadi ajang kompetisi dengan pengguna lain," terang Nguyen yang kini mengaku sedang mengerjakan sekuel dari game Flappy Bird. Namun, kapan akan dirilisnya masih belum pasti.

Flappy Bird adalah game gratis yang hanya mengandalkan metode in-app ads, bukan in-app purchase yang mengharuskan pengguna membeli untuk mengakses fitur tertentu. Iklan yang ditampilkan pun tidak mengganggu atau mengurangi pengalaman bermain. Nguyen pun tidak berencana untuk mengubahnya. "Flappy Bird sudah sampai pada tahap di mana jika sesuatu ditambahkan ke dalamnya, maka segalanya akan berbeda," terang Nguyen seperti disiarkan CNN. "Jadi, saya akan tetap membiarkannya seperti apa adanya saat ini," imbuh pria yang mengerjakan pemrograman Flappy Bird sepulang kantor.

Walau belum bisa bersanding dengan Candy Crush Saga yang mengumpulkan 850.000 dollar AS per harinya, sebagai game nonfreemium yang baru diunggah pada Mei dan update terakhir pada September 2013, prestasi Flappy Bird tetap mengesankan karena bisa bertahan di jajaran atas game selama berbulan-bulan.

Meski sukses selangit dan pendapatan tinggi namun Nguyen justru merasa kesal.  Alasannya karena kini Nguyen sering diburu para pencari berita untuk dimintai keterangan. "Para awak media terlalu berlebihan merespons kesuksesan game saya. Saya tidak pernah menginginkan hal ini, jadi tolong beri saya ketenangan," tweet  Dong Nguyen. Dan sejak kicauannya itu, Dong Nguyen langsung menghilang dan menolak segala jenis wawancara.
Di studionya, GEAR Studio, Nguyen pun ogah berlama-lama. Tempo.Co, Jumat (7/2), mengulas alasan kenapa game dengan grafis kotak-kotak yang diciptakan remaja Vietnam itu cepat dinikmati.

Sederhana Kesederhanaan menjadi daya tarik Flappy Bird. Game ini hadir dengann dominasi warna hijau, biru, dan kuning. Sangat berbeda dibandingkan game yang populer pada perangkat bergerak seperti Candy Crush, Bejeweled, dan Angry Birds yang memaksimalkan grafis.

Mudah Dimainkan Tujuan Flappy Bird adalah memandu seekor burung melewati rintangan berupa pipa. Satu ketukan di ponsel atau tablet berarti satu kepakan si burung. Semakin banyak rintangan, semakin tinggi poin Anda. Terbentur, si burung langsung nyungsep dan mati. Rouri, karyawan swasta di Jakarta, yang menggandrungi Flappy Bird sejak beberapa pekan terakhir mencapai rekor 106 kali melewati rintangan. "Meski kelihatannya mudah, butuh konsentrasi tinggi untuk memainkan Flappy Bird," ujarnya.

Menyentuh Emosi Kesederhanaan dan kemudahan tersebut berhasil menyentuh psikologis pengguna. "Terdapat substansi yang membuat orang merasa harus bisa memainkan Flappy Bird dengan sukses," kata Nick Statt, penulis artikel di situs teknologi CNET.

Meski mengasyikkan, Flappy Bird juga bisa menimbulkan efek stres dan kecanduan. Penulis kolom di majalah Forbes, Paul Tassi, mengingatkan, jika terjadi titik bosan saat memainkan game ini, orang akan menyadari bahwa menghabiskan waktu bermain game adalah hal yang sia-sia. "Pertanyaannya adalah apakah kita sudah memasuki titik bosan?" katanya.  (t/r9/f)
T#gs Remaja
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments