Jumat, 29 Mei 2020
PDIPSergai Lebaran

Curhat

Perbedaan Jangan Diperlebar

Sopia Indriyani - SMAN 2 Rantau Selatan
Redaksisib Minggu, 02 Februari 2020 19:22 WIB
tribunnews.com

Ilustrasi

Meski sedikit kesal, aku mengulangi lagi permintaanku pada Bibik: jangan suka membanding-bandingkan aku dengan si A, aku dengan si B atau aku dengan kawan-kawan yang hampir tiap hari datang ke rumahku.
Bibik di rumahku memang sangat memerhatikan siapa saja yang datang. Ketika pertama kali kawanku datang ke rumah sepulang sekolah, ia melayani maksimal. Aku suka itu.
Datang kedua kali, tetap memberi perhatian. Hanya saja, ada cerita tambahan. Si A itu beda dengan si B. Si A lebih sopan ketimbang si C, si B agak pemalu ketimbang si D.
Aku sih kagum pada Bibik. Baru beberapa kali ketemu dengan sahabat-sahabatku, langsung tahu tabiat mereka. Tetapi, ketika Bibik mulai membandingkan yang satu dan lainnya dari status sosial dan identitas diri, aku mulai gerah. Kusampaikan padanya, manusia itu sama. Yang membedakannya bukan karena suku dan agama tapi akhlaknya.
Nenek pun mengajarkanku demikian. Selain dengan kata-kata, nenek selalu membimbingku untuk berteman dengan siapa saja, dengan orang dari latar belakang apa saja. Alasannya, bergaul dengan sahabat-sahabat dengan latar belakang berbeda, justru lebih indah.
Mula-mula aku bingung. Soalnya, adat-istiadat yang diajarkan turun-temurun, beda dengan yang dilakukan teman-teman. Belum lagi bila saat ibadah. Tetapi, karena sering bersama, membuatku menjadi tahu.
Nenek bahkan mengajariku untuk mengingatkan kawan-kawanku agar tak lupa beribadah, menghormati orang yang lebih tua, menyayangi orang yang lebih muda dan saling membangun pengertian. Ketika aku cerita orangtua kawanku sakit, nenek yang ngotot dan menyarankanku membezuk. Ia bahkan mendampingiku.
Itu sebabnya, ketika Bibik mulai ‘mengoreksi’ ajaran nenek untuk menghormati sesama, aku risi. Apalagi tatkala Bibik membandingkan diriku dengan teman-teman, aku menjadi marah. (f)
T#gs
LebaranDPRDTebing
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments