Selasa, 15 Okt 2019

Penelitian di AS, Kaum Milenial Cenderung Malas

admin Minggu, 04 Agustus 2019 15:52 WIB
California (SIB) -Penelitian di Amerika Serikat (AS) menyimpulkan, generasi milenial cenderung malas. Kondisi itu dikarenakan pola hidup senang yang tak diikuti kerja keras. Oleh generasi yang lebih tua, kaum milenial terlalu senang hidupnya hingga manja.

Sosiolog David Grusky dari Universitas Stanford berpendapat, kelompok berusia 20 sampai 30-an itu menghadapi perjuangan berat karena mereka adalah generasi pertama yang merasakan dampak setelah puluhan tahun terjadi ketimpangan sosial di Amerika. Setelah itu, lajutnya, kaum milenial menikmati hasil jerih payah generasi sebelumnya.

Menurutnya, persoalan yang menimpa kelompok milenial adalah hasil keputusan ekonomi yang diambil pada akhir tahun '70 dan permulaan tahun '80-an. "Pada masa itulah ketimpangan pendapatan mulai terjadi, ketika kita kehilangan banyak pekerjaan kelas menengah, seperti dalam bidang manufaktur. Kemudian terjadi apa yang disebut globalisasi dan praktik alih daya atau outsourcing yang sangat merugikan bagi anak-anak muda itu," kata Grusky.

Ia memaparkan, saat resesi antara 2007 sampai 2009 menjadi tahun terburuk bagi AS setelah Resesi Besar tahun 1930-an. Saat itu, yang beruntung mendapat pekerjaan tidak mendapat pendapatan yang sesuai dengan pendidikan. Beda dengan saat ini, gampang kerja dengan penghasilan tinggi. (T/R9/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments