Selasa, 26 Mei 2020
PDIPSergai Lebaran

Curhat Andreas Syahputra Lumbantoruan - Siborongborong

Natal Ini Kita Pulang?

redaksi Minggu, 22 Desember 2019 18:47 WIB
tribunnews.com
Ilustrasi
Natal? Ya, ini sudah masuk Bulan Cristmas. Artinya, mengikuti tradisi tahunan, aku... maksudnya kami harus berkumpul. Saling berkidung, saling tertawa, saling tukar kado. Sepekan setelahnya, saat makuling giring-giring di gereja, kami saling maaf-maafan.
Meski lelah karena perjalanan Medan ke Siborongborong, tapi semua terbalaskan karena bertemu dengan ompung, tulang-nantulang, uda-inanguda serta seluruh keluarga besar papa dan mama. Tetapi, sejak dua tahun belakangan, ritual seperti itu sudah jadi barang mewah.
Bapak meninggalkan Medan ke kampung. Ia lebih memilih mengurusi ladang. Ada sih lahan kecil yang ditanaminya pepohonan nonkeras. Tapi, sejak kopi jadi primadona, tanaman diganti dengan tumbuhan mengandung kafein yang membuat tubuh sehat tersebut.
Aku, adik-adik dan mama tetap di Medan. Soalnya, kalau semua ikut bapak, terlalu tinggi biaya dan ribet urusan. Kan harus menambah biaya pindah sekolah. Tentu butuh penyesuaian.
Aku pun mulai mengganti peran bapak, jadi juru parkir di kawasan eks Gedung Nasional Jalan Sutomo Medan. Dua tahun menjalani profesi itu, sekaranglah aku baru sadar bahwa selama ini bapak membawaku mengikutinya kerja karena mendidikku memahami dunia parkir-memarkir.
Orang bilang, hidup di jalanan itu, keras. Aku kok gak merasakannya. Enjoy-enjoy aja. Semua terpulang pada pribadi masing-masing. Jika terjadi insiden, yang biasanya karena persoalan kecil, jangan tersulut marah. Singkatnya, pandai-pandailah membawa diri.
Dua tahun profesi itu kujalani, belum pernah adanya pergesekan. Suer... aku justru mendapat banyak teman. Memang temannya dari kalangan free-man.
Menjelang Natal tahun lalu, kami sekeluarga masih menanti pulang kampung. Soalnya, belum ada kepastian dari Ibu untuk mudik. Yeah, jika itu terjadi, gak apa-apalah. Di Amplas saja pun tidak masalah. Yang penting, tidak kurang satu keperluan pun.
Detik-detik menjelang Natal, Ibu tiba-tiba dapat telepon dari bapak dan meminta kami berkemas karena uang mudik sudah ada. Sekarang, dua hari menjelang Hari Kelahiran Sang Juru Slamat, belum ada tanda-tanda hendak pulang kampung.
Aku tetap berdoa, berharap berkatNya ada pada kami. (t)
T#gs
LebaranDPRDTebing
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments