Rabu, 18 Sep 2019
  • Home
  • Sinar Remaja
  • Nasionalisme Kaum Milenial Dituntut di Era Revolusi Industri 4.0

Nasionalisme Kaum Milenial Dituntut di Era Revolusi Industri 4.0

admin Minggu, 08 September 2019 12:08 WIB
SIB/Dok
KARAKTER: Sebagian peserta XL Axiata Youth Leadership Camp 2019 bertema 'Unlocking Innovation, Advancing The Nation' bersama Kepala LPMP Sumut Afrizal Sihotang ST MSi dan Head of Sales Greater Medan XL Axiata Horas Lubis. Kegiatan diadakan untuk membangun karakter terpuji kaum milenial.
Medan (SIB) -Memasuki era Revolusi Industri 4.0 dituntut paham dan (jika boleh) unggul di sektor digital. Tetapi, untuk menjadi pimpinan yang cakap, diwajibkan memiliki kualitas lain. Dari sektor bangsa dibutuhkan nasionalisme.

Demikian diutarakan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumut Afrizal Sihotang ST MSi di peserta XL Axiata Youth Leadership Camp 2019 bertema 'Unlocking Innovation, Advancing The Nation'.

Melengkapi kualifikasi tersebut, lanjutnya, tiap pribadi minimal memiliki 4 C yakni critical thinking, creativ, collaboration dan communication. Penjebaran dari 4 C itu adalah harus berpikir kritis, kreatif, kolaborasi dan mengomunikasikannya. "Tetapi semuanya tak terlepas dari pendidikan karakter, yang dibentuk dari kualitas moral dan etika sosial serta nasionalisme kebangsaan," tutupnya.

Head of Sales Greater Medan XL Axiata Horas Lubis menambahkan, XL Axiata Youth Leadership Camp 2019 adalah kamping yang diikuti kaum milenial guna mendapatkan pendidikan menyeluruh dan padat. "Kegiatan dua hari penuh dengan masukan para orang-orang terpilih dengan kualitas di bidang masing-masing," ujar pria familiar tersebut.

Regional Corporate Communication XL Axiata West Region Aldi Desmet menjelaskan, kegiatan diikuti kaum milenial terpilih setingkat SMA. "Untuk menciptakan generasi berkualitas, berdaya saing tinggi dan adaptif terhadap perubahan sesuai revolusi industri 4.0. Ini satu dari banyak upaya XL Axiata untuk ikut memajukan pendidikan di Indonesia," terangnya.

Di hari kedua sebagai penutupan kegiatan, Sabtu (7/9), peserta dibimbing mengembangkan potensi pribadi yang ada serta memraktikkan apa yang diajarkan di hari pertama mencakup tentang berpikir kritis, kreatif, teknik bicara di depan umum, kolaborasi digital, media sosial dan menginspirasi, pemecahan masalah, kecerdasan emosi dan kepemimpinan. (Rel/R9/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments