Rabu, 03 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran

Milenial pun Butuh Dongeng

redaksi Minggu, 05 Januari 2020 19:31 WIB
kompasiana.com
Ilustrasi
Jakarta (SIB)
Dongeng hanya untuk anak-anak? Waktu balita, dongeng kerap dilakukan sebelum tidur oleh orangtua. Tetapi, di era serba mudah, banyak anak yang membaca sendiri dongeng dari buku yang dimiliki. Ada juga orangtua yang membacakannya untuk anaknya.

Untuk mempermanis, bahkan ada juga orangtua yang mendongeng sebelum tidur tanpa buku dan justru menggunakan alat peraga lainnya, seperti boneka.

Namun, dongeng tak hanya khusus anak-anak. Milenial juga butuh. Dongeng dapat membangkitkan nalar dan menuntun imajinasi dengan sistematis.

Bobo.Grid.Id memublikasikan, mendengarkan dongeng bisa dilakukan kapan saja. Istilah dongeng sebelum tidur memang biasanya merujuk pada dongeng yang dibacakan di tempat tidur pada malam hari. Namun, nyatanya membaca dan mendengarkan dongeng pada pagi, siang, maupun sore hari, sah-sah saja.

Siapa saja bisa membaca dongeng di mana pun, baik itu di jalan saat berangkat atau pulang sekolah, di perpustakaan, di ruang keluarga, di taman, dan lain-lain. Idealnya, dongeng disesuaikan dengan waktunya.

Dongeng pada pagi, siang, maupun sore hari, misalnya bergenre petualangan seru dan bersemangat. Pada malam hari, dongeng sebaiknya yang memiliki banyak pesan moral. Pesan yang terkandung pada dongeng dapat terbawa saat tidur dan tertanam di alam bawah sadar manusia.

Sejalan dengan itu, waktu yang ideal untuk membaca atau mendengarkan dongeng adalah sekitar sepuluh sampai 15 menit.

Selain itu, membaca ataupun mendongeng bukanlah kegiatan yang dilakukan saat waktu luang. Justru kegiatan dilakukan secara rutin supaya kita bisa mendapatkan banyak manfaatnya. (T/Kps/R9/f)

T#gs
LebaranDPRDTebing
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments