Selasa, 11 Agu 2020

Milenial Dilatih Kesetiakawanan Sosial

redaksisib Minggu, 02 Agustus 2020 19:06 WIB
Medan (SIB)
Penasihat Kebaktian Wanita (KW) Debora Ny Ria Samaria Tarigan meminta semua pihak mematuhi protokol kesehatan dalam maksud menekan bahkan memutus mata rantai pandemi Vocid-19. Bersamaan dengan itu, Ny Budi D Sinulingga tersebut mengingatkan, meski physical distancing diberlakukan tapi jarak solidaritas harus dirapatkan khususnya di masa wabah corona.

Permintaan tersebut disampaikan ketika menyalurkan bantuan pada warga terdampak Covid-19. Ia mengutip semangat kasih Yesus yang mengajarkan dan menunjukkan cara mencintai sesama. “Jangan pernah berhenti membantu karena semua manusia hidup dalam pertolongan-Nya,” ujar Ny Budi Sinulingga sambil mengutip 3 Lukas 6:38 di mana apa yang diberi pada sesama akan kembali diberikan-Nya. Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu.Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.

Menurutnya, dari sisi kebangsaan, membantu sesama merupakan pengamalan Pancasila khususnya sila pertama. Ia berharap generasi muda dilibatkan dalam upaya memupuk solidaritas sosial nasional.

Hal serupa diutarakan Ketua Markas Daerah II Pemuda Panca Marga (PPM) Sumatera Utara Irwan Sembiring. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, atas nama organisasi yang dikomandoinya memotong hewan kurban. “Dalam Islam, ibadah kurban tak hanya bermakna mendekatkan diri kepada Allah SWT tapi juga mendekatkan diri kepada sesama manusia, terutama mereka yang tergolong sebagai kaum dhuafa,” ujarnya di Sekretariat Mada II PPM SU Jalan PWS Medan.

Didampingi Sekretaris Neil Adrinsyah, Irwan Sembiring mengatakan, kurban mengutamakan nilai-nilai persaudaraan dan kesetia-kawanan sosial. “PPM SU melibatkan kaum milenial, generasi muda dalam mendistribusikan daging kurban untuk maksud melatih kesetiakawanan sosial hingga saatnya nanti melakukan hal serupa pada sesama anak bangsa dalam bingkat NKRI,” tegasnya.

Ia mengatakan, Idul Adha dijadikan refleksi atas ketulusan dan loyalitas Nabi Ibrahim terhadap perintah-perintah Allah SWT. “Kesetiakawanan sosial adalah bentuk peningkatan ketaatan pada-Nya,” tutup Irwan Sembiring. (R10/d)
T#gs Kesetiakawanan SosialMedanMilenialsinar remaja
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments