Rabu, 08 Jul 2020
PalasBappeda
  • Home
  • Sinar Remaja
  • Milenial Butuh Bimbingan Agar Tak Gamang di Era Revolusi Industri 4.0

Milenial Butuh Bimbingan Agar Tak Gamang di Era Revolusi Industri 4.0

Minggu, 09 Februari 2020 19:30 WIB
Foto: SIB/Dok

Ketua KIB Capt Tagor Aruan (Kanan - inzert) bersama sebagian pengurus KIB di Grand Antares Hotel Medan, Jumat (7/2). 

Medan (SIB)
Revolusi Industri (RI) 4.0 menjadi tantangan bagi milenial dalam upaya ikut membangun bangsa demi meraih visi Indonesia Emas pada Tahun 2045. Untuk menjadi ahli terkait teknologi misalnya, dapat belajar berbasis digital. Tetapi dalam hal akhlak dan karakter keindonesiaan, milenial butuh bimbingan dan figur panutan.

Demikian diutarakan Ketua Komite Independen Batak (KIB) Capt Tagor Aruan di Hotel Grand Antares Medan, Jumat (7/2) usai menerima Surat Keputusan KIB yang disampaikan penasihat diwakili Prof Bungaran Antonius Simanjuntak dan Drs CP Nainggolan MAP yang Ketua Umum DPP F.SPTI-SPSI serta Prof Marihot Manullang.

Sedikitnya, menurutnya, ada tiga keunggulan yang harus dimiliki milenial untuk memenangi kompetisi di era RI 4.0 yakni pemecahan masalah kompleks, berpikir kritis dan daya kreativitas. “Semua itu dapat diperoleh tapi butuh tokoh panutan atau hero,” tegas Capt Tagor Aruan.

Dalam pada itu, ujarnya, KIB diberi tugas menabulasi dan menetapkan figur dimaksud berdasar parameter yang sudah disepakati para tokoh. “Sesuai dengan nama KIB, standar penetapannya sesuai 12 kriteria yang sejalan dengan filosofi Bangso Batak dan oleh KIB telah ditetapkan sebelumnya.”

Parameter yang digariskan KIB adalah pribadi yang memiliki jiwa kepemimpinan, arif dan bijaksana serta panjang sabar, rendah hati dan memiliki sifat melayani, pengayom, berkarakter kuat tegas dan berkharisma, jujur dan tidak suka memanfaatkan sesuatu untuk kepentingan pribadi, berwibawa karena tutur katanya sama dengan perbuatan hingga dapat dipercaya. “Bila mendapatkan figur sedemikian, milenial jadi memiliki sosok hero yang otomatis ditiru,” tegas Capt Tagor Aruan didampingi Sekretaris Maslen Sinaga dan Bendahara Eddin Sihaloho serta usahawan muda penggiat seni budaya Tridharma Sipayung.

“KIB diberi mandat untuk menyaring tokoh dari puak Batak. Setelah nama-nama masuk dari seluruh puak, diseleksi seobyektif mungkin dan kemudian dianugerahi gelar tokoh panutan,” tambahnya sambil mengatakan bila nanti sudah terpilih maka sosok yang bersangkutanlah dapat dijadikan patokan sebagai pembimbing. (R9/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments