Sabtu, 04 Apr 2020

Indonesia Butuh Anak Muda Kreatif Digital

Minggu, 23 Februari 2020 20:14 WIB
rri.co.id

Di acara itu sejumlah tokoh menjadi pemateri seperti Nadiem Makarim, Wishnutama, Erick Thohir,

Jakarta (SIB)
Di era Revolusi Industri 4.0 dibutuhkan kualitas sumber daya manusia (SDM) mumpuni dalam maksud memenangi persaingan di era kompetitif. Di fase tersebut, kelompok generasi muda memegang peran sebagai penentu maju dan jayanya satu bangsa. Sebelum sampai ke masa dimaksud, generasi muda berkualitas harus menjadi bagian dari agen perubahan dalam maksud mewujudkan pemerataan ekosistem digital.

Demikian diuraikan Vice President Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin ketika merilis The NextDev Talent Scouting 2020 dan inisiatif Digital Creative Millenials (DCM) dalam cakupan Indonesia Butuh Anak Muda (IBAM) di Jakarta, Rabu (19/2).

IBAM menyediakan ruang dialog, interaksi, serta akses kolaborasi dan bertukar gagasan untuk mendorong anak muda ikut aktif sebagai bagian dari ekosistem solusi untuk membentuk Indonesia yang lebih baik. Di acara itu sejumlah tokoh menjadi pemateri seperti Nadiem Makarim, Wishnutama, Erick Thohir, Pandji Pragiwaksono, Kunto Aji hingga Fiersa Besari.

Denny Abidin mengatakan, IBAM merupakan bagian kegiatan corporate social responsibility terkait dengan anak muda dalam mengembangkan kapasitasnya melalui pemanfaatan solusi berbasis teknologi digital.

Kegiatan tersebut menggandeng pengembang aplikasi ‘Cakap’ sebagai salah satu lulusan The NextDev 2018, yang aktif membantu generasi muda produktif di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T) untuk memperoleh keterampilan bahasa asing.

Founder & CEO ‘Cakap’ Tomy Yunus mengatakan IBAM 2020 memacu generasi muda memimpin perubahan yang positif dan berani bertindak untuk membuat dampak sosial yang nyata bagi Indonesia, di mana semua itu bisa dimulai dari lingkungan sekitar dan bidang masing-masing.

Managing Director NAH. Project Ifa Hanifah mengatakan, sejak didirikan 2017 pihaknya konsern dengan jiwa yang exploratif. “Anak muda Indonesia harus berani explore karena Indonesia mempunyai resource yang banyak sekali. Dengan berani explore dapat menghasilkan sebuah produk dengan value yang jauh lebih besar.” (T/R10/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments