Rabu, 03 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran

Dunia Bicara Kesehatan Mental Pemuda

redaksisib Minggu, 19 Januari 2020 18:37 WIB
brilio
Ilustrasi
London (SIB)
Mozaic Science melalui World Economic Forum (WEF) menyebutkan jumlah pemuda di Inggris yang mengunjungi bagian konseling meningkat hampir lima kali dibandingkan 10 tahun lalu. Gareth Hughes, dosen dan psikoterapis yang memimpin penelitian untuk kesehatan mental di University of Derby menyampaikan, "Ada peningkatan pada mahasiswa yang sakit mental secara signifikan. Mayoritas mencari bantuan karena depresi atau kecemasan."

Beberapa penyebabnya adalah dampak dari media sosial, kurang tidur akibat perangkat elektronik, efek dari dunia kerja yang tidak pasti, masalah finansial hingga layanan publik yang terbatas.

Di Amerika Serikat, depresi dan kecemasan di kalangan anak-anak di bawah 17 menjadi lebih umum, sementara di kalangan pemuda permintaan untuk konseling telah meningkat tajam.

Studi tahun 2019 menemukan tingkat pemikiran bunuh diri, depresi berat dan cedera diri di antara siswa berlipat dua antara 2007 dan 2018.

Otoritas di negeri adidaya itu merubah kurikulum untuk berpihak pada kesehatan mental. Hal serupa dilakukan di Inggris dan Kanada. Dampaknya, tingkat kecemasan mulai berkurang. Menguatkan semangat optimistis dan fresh, jam kelas yang panjang dipangkas, materi dikurangi tapi kompetisi berbasis hiburan diperkuat.

Langkah tersebut disesuaikan dengan hasil konferensi 2015 di Kanada, di mana 45 negara menyusun Piagam Okanagan yang menyerukan kesehatan mental.

Sedikitnya 78 universitas di Inggris pada 2019 menegaskan komitmen terhadap Piagam Okanagan dan jumlahnya terus bertambah. Bersamaan dengan pengurangan program pendidikan, diciptakan kelas persiapan memulai mata kuliah penting agar lebih refreshing. (T/Kps/R9/q)
T#gs
LebaranDPRDTebing
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments