Rabu, 03 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran

Curhat

Beasiswa untuk Ayah

Adel Lia Agustin - SMAN 2 Rantau Selatan
redaksisib Minggu, 05 April 2020 12:20 WIB
pinterest

Ilustrasi        

Kawanku, ya... kawanku berhati mulia. Waktunya dihabisi hanya untuk keluarga. Suer. Meskipun tercatat sebagai pelajar, ia lebih memrioritaskan mengurus ayahnya #DiRumahAja.

Ayahnya menderita kanker. Sudah berobat ke mana-mana tapi hasilnya belum maksimal. Maksudnya, tidak ada kepastian dari dokter bahwa virus yang memangsa nyawa itu sudah benar-benar padam di tubuh ayahnya.

Itulah sebabnya, kawanku itu lebih suka di rumah. Pagi ke sekolah, siang pulang dan terus berada di dekat orangtuanya. Kami, kawan-kawan sekelasnya, menjadikan rumahnya sebagai base camp pertemuan.

Aku semakin mengaguminya karena ia terbuka dengan keadaannya. Ia pastikan bersedia sharing pelajaran tapi harus di rumahnya. Tidak bisa menjauh dari keluarganya.

Ia pun tak segan-segan meninggalkan kami yang berada di teras depan rumahnya bila waktunya untuk memandikan ayahnya. Aku berpikir, terbuat dari apakah hati sahabatku tersebut.

Ia sudah remaja. Jika menikah, pun sudah bisa tapi tak segan menuntun ayahnya ke kamar mandi. Bahkan kadang menggendong orang yang sangat dikaguminya tersebut.

Kawanku itu juga mengganti baju orangtuanya. Memang didampingi ibunya tapi ia yang lebih banyak berperan. Meski waktunya habis mengurusi orangtuanya tapi soal pelajaran ia tak pernah tinggal.

Ia tetap jawara. Bagaimana dengan kami. Punya kesempatan lebih banyak belajar, ada fasilitas yang mendukung tapi jangankan jawara, tidak terbawah saja sudah sukur.

Selain jawara, kawanku itupun meraih sejumlah beasiswa. Uangnya, setelah digunakan menutupi keperluan sekolah, semuanya diserahkan pada ibunya.

Alasannya, orangtuanya membutuhkan tidak sedikit biaya perobatan. Ketika awal pelajaran baru, sekolah memublikasi kesempatan beroleh beasiswa dan seluruh siswa berhak ikut seleksi.

Kawanku itu ikut test dan menang. Padahal, tak pernah kulihat ia belajar. Ketika beasiswa diberikan di upacara, ia datang bersama kedua orangtuanya. Begitu acara usai, ia langsung menghambur memeluk ayahnya dan menyerahkan buku tabungan beasiswanya. (f)
T#gs Adel Lia AgustinBeasiswa untuk AyahCurhatSMAN 2 Rantau Selatansinar remaja
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments