Rabu, 03 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran

Annesly Aruan Ingin Milenial Pahami Budaya Antaretnis

Minggu, 26 Januari 2020 19:52 WIB
Foto: SIB/Dok

Annes Aruan : Annesly Aruan saat menyukuri genap berusia 17 tahun bersama orangtuanya, Capt Tagor Aruan dan Mutiara Br Sitinjak. 

Medan (SIB)
Annesley Aruan memandang pentingnya pemahaman milenial dalam merawat dan menata kehidupan berbangsa yang lebih baik. "Secara global, kehidupan manusia semakin serba kompetitif. Penguasaan teknologi digital satu keharusan tapi setiap individu harus memiliki keunggulan lain untuk menjayakan bangsa dan negara," ujarnya didampingi orangtuanya Capt Tagor Aruan dan Mutiara Br Sitinjak. "Itu sebabnya, perlu dipupuk dan ditumbuhkan kesadaran tentang kualitas hidup!"

Untuk merawat kebersamaan, menurutnya harus melibatkan semua komponen bangsa. Milenial sekarang kan bakal menjadi pemegang estafet kehidupan bangsa. "Bonus demografi di Tanah Air adalah satu keunggulan Indonesia menjadi bangsa maju, tapi bonus demografi dimaksud harus memiliki keunggulan teruji dan terukur," jelas perempuan yang genap berusia 17 tahun di Januari 2020 tersebut.

Pelajar yang tak suka 'belajar' statis namun terus jawara itu mengatakan, menyiapkan diri berkualitas tak harus belajar dengan membuka buku semata. "Semua kesempatan adalah belajar. Kesempatan bermain sebagai bagian dari sosialisasi diri, juga belajar," papar penyuka olahraga air dan atletik tersebut, kala menjamu rekan-rekannya dari SMAN 1 Medan dan komunitas milenial cerdas tersebut di Ibis Style Hotel Medan, Sabtu (24/1). "Belajar dari sisi kehidupan sosial justru memberi pemahaman arti penting kebersamaan!"

Selain ditempa secara formal, Annes merasa beruntung karena secara langsung dibimbing orangtuanya dalam mengenal lingkungan dan kuat dalam iman. "Tiap pagi, kami melakukan Saat Teduh dan minum jus. Berdoa adalah kekuatan batin yang tak ada tandingannya. Ngejus itu membuka dan mendatangkan kesegaran," ujar ibu Annes, Mutiara Br Sitinjak.

Dari papanya, Capt Tagor Aruan yang pekerja sosial dan aktivis budaya, Annes menjadi paham betapa pentingnya mengenal dan memedomani budaya leluhur. "Papa mengajarkan, di kehidupan global serba teknologi, yang membedakan sorang individu adalah kualitas SDM dan budayanya. Emang begitu. Orang tak lagi bicara 'kamu siapa' tapi kamu itu hebat karena kualitas," ujar Annes sambil menegaskan milenial harus memahami budaya antaretnis dalam maksud memupuk cinta Tanah Air.

Bersama dengan penggiat sosial seperti Jhon Lutus Sitompul, broadcast senior Robert Sitompul, Elly Haryanto br Sinaga, M Pardede, Jhon Tulus Sitompul, Susi Simanjuntak, Iwan Jannus Sinaga, Arendy Sinaga dan Rosen Sinaga. Capt Tagor Aruan kerap mengadakan kegiatan budaya dan ilmiah terkait keunggulan Bangso Batak. Annes tahu langkah sosial orangtuanya dan kerap berdiskusi soal budaya.

Meski tak suka belajar dalam posisi statis, Annes mengimbau kaum milenial harus terus belajar untuk menambah kualitas SDM. "Hanya iman dan kualitas SDM yang memosisikan seorang pribadi unggul," tutup cewek yang supel bergaul tersebut. (R9/f)


T#gs
LebaranDPRDTebing
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments