Sabtu, 06 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran

Curhat Idris Al-Farizi Sit - SMAN 2 Rantau Selatan

Pasca Terbangun dari Mimpi Buruk
redaksi Minggu, 08 Desember 2019 18:15 WIB
beritagar.id
Ilustrasi
Aku terbangun. Dari kisi jendela kamar masuk tanda panggilan beribadah. Sudah pukul lima pagi. Aku menatap ke dinding. Ya, sebentar lagi sudah harus bersiap ke sekolah, tapi badanku terasa sakit semua.
Tadi aku mimpi tertimpa bongkahan hitam. Entah apa. Seperti batu tapi tidak seberat benda padat itu. Jika memang batu, pasti aku sudah penyet seperti pisang. Hanya saja, benda itu membuat aku sulit bernapas. Sesak.
Untung saja terbangun. Jika tidak, entah kenapa-kenapa. Hanya saja, aku jadi terpikir pada orang yang menjatuhkan benda besar tersebut.
Dalam mimpi itu, orang dimaksud menolak benda tersebut dan menimpaku. Samar-sama kuingat orang tersebut. Seperti mantanku.
Gak sulit mengingatnya. Tubuhnya atletis. O iya, satu lagi memerhatikan sepatunya yang pernah dipakainya ketika aku dan dia mendaki saat liburan panjang semester genap, lebih kurang enam bulan lalu.
Aku menafsir-nafsir arti mimpi itu. Apakah ia masih suka padaku? Tetapi, dari beratnya benda itu menimpa, sepertinya tidak. Bukankah beban berat berarti mencelakakan. Hmm... bisa saja ia ingin aku celaka.
Cerita putus dengannya berawal dari hal biasa. Pulang sekolah, aku ikut rombongan yang arah ke lapangan. Dalam rombongan itu ada 'musuhnya'. Aku lupa jika mereka berdua musuhan. Yang membuatnya sakit hati, aku justru interaktif sekali dengan musuhnya.
Mengetahui itu, ia marah. Berang bangetlah. Kawanku menyampaikan, aku hendak diputuskan silaturahim dengannya. Duhai, jika itu yang diinginkannya, aku tentu tak dapat menolak.
Tetapi benar, ia langsung menemuiku dan menyatakan putus karena membangun silaturahim dengan musuhnya. Aku mau bereaksi, tapi kupikir, tunggulah emosinya reda.
Sepekan menunggu, tak ada reaksinya. Sebulan menanti, tak ada perubahan darinya. Aku pun pasrah. Tetapi, malam Minggu lalu, aku kok ingat dia dan ingin jalan-jalan dengannya.
Malam hari, aku mimpin seperti di atas. Bingung, membuka komunikasi dengan mendatanginya atau menunggu perubahan hatinya, ya. (f)
T#gs
LebaranDPRDTebing
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments