Rabu, 18 Sep 2019
  • Home
  • Serbaneka
  • Tewas Tertembak Gara-gara Pemanasan Seks Pakai Pistol

Tewas Tertembak Gara-gara Pemanasan Seks Pakai Pistol

admin Minggu, 16 Juni 2019 13:16 WIB
Florida (SIB) -Seorang pria mengklaim pacarnya tewas ketika dia tidak sengaja menembaknya dengan pistol saat pemasanan selama berhubungan seks. Andrew Charles Shinault (23) mengatakan kepada penyelidik, ia bersama pasangannya Paloma Williams (24) menggunakan pistol untuk memuaskan gairah seksual di rumahnya di Valrico, Florida AS.

Mereka berdua menggosok pistol Taurus 9mm satu sama lain. Namun dia tidak sengaja menarik pelatuk. Dia berteriak agar orang tuanya datang ke atas untuk membantunya dan kemudian dia ditangkap karena pembunuhan.

Shinault mengakui bahwa mereka berdua di bawah pengaruh obat-obatan yang diminum dua jam sebelum penembakan. Paloma juga dikatakan telah menggunakan fentanyl, obat opioid yang kuat. Namun, polisi mengatakan mereka curiga cerita pelaku karena pistol sulit meledak secara tidak sengaja.

Selama penyelidikan, polisi menemukan lubang di TV yang berada di belakang Paloma pada saat penembakan. "Andrew Shinault menembak seorang wanita saat terlibat dalam aksi pemanasan yang melibatkan pistol," kata seorang juru bicara Kantor Sheriff Hillsborough County. "Wanita itu ditembak di tubuh bagian atas, dipindahkan ke Rumah Sakit Regional Brandon di mana dia kemudian meninggal."

Sementara itu seorang pria di India selatan dilaporkan tewas usai terlibat pertengkaran perkara air, di negara yang sedang diterpa serangan gelombang panas itu. Dilansir AFP, pria bernama Anand Babu (33) terlibat pertengkaran dengan seorang pria berusia 48 tahun dan tiga putranya pada Rabu (5/6). Pertengkaran itu bermula dari pria dan tiga anaknya yang mengalirkan air dalam jumlah besar dari tangki air publik ke tempat tinggal mereka di dekat Thanjavur, negara bagian Tamil Nadu.

Melihat perbuatan keluarga itu, Babu menghampiri dan memperingatkan mereka. Kedua pihak sempat saling berargumen sebelum kemudian pecah menjadi perkelahian. Akibat perkelahian itu, Babu dan ayahnya mengalami cedera dan dilarikan ke rumah sakit. Namun Babu dilaporkan meninggal dunia sehari berselang.

Sebagian besar wilayah India tengah dilanda serangan gelombang panas dalam beberapa hari terakhir, dengan suhu udara sempat mencapai lebih dari 50 derajat celsius di bagian utara negara itu, seperti di negara bagian Rajasthan dan Uttar Pradesh. Akibat serangan panas, sejumlah daerah juga dilanda kekeringan, menyebabkan jutaan orang harus bergantung pada pasokan dari truk air.

Situasi tersebut juga menambah kesengsaraan petani di negara bagian Tamil Nadu, Maharashtra dan Karnataka. Kondisi itu diperburuk oleh keterlambatan datangnya awan hujan, meski menurut prakiraan cuaca akan mulai memasuki wilayah India barat daya pada akhir pekan.

Tak hanya gelombang panas, India pada Kamis (6/6) malam juga diterpa badai pasir di negara bagian Uttar Pradesh, dengan 24 orang dilaporkan tewas setelah angin kencang meratakan rumah, pohon, hingga tiang listrik. Pejabat dari kantor bencana negara bagian juga melaporkan adanya 56 orang luka dalam insiden terjangan badai pasir tersebut.

Badan cuaca juga memperkirakan angin dengan kecepatan antara 50-70 kilometer per jam bakal menerjang wilayah negara bagian selama dua hari ke depan. Insiden badai pasir juga sempat melanda negara bagian itu pada tahun lalu, dengan korban tewas mencapai sedikitnya 150 orang. (kps/okz/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments