Sabtu, 19 Okt 2019
  • Home
  • Serbaneka
  • Seharga Rp 22 Miliar, Mastiff Tibet Anjing Termahal di Dunia

Seharga Rp 22 Miliar, Mastiff Tibet Anjing Termahal di Dunia

*Moggy, Kucing dengan Kumis Terpanjang*
Minggu, 23 Maret 2014 23:46 WIB
Beijing (SIB)- Seekor anjing mastiff Tibet dijual seharga 12 juta yuan (atau hampir Rp 22 miliar) di China, kata sebuah laporan Rabu (19/3). Transaksi itu bisa menjadi penjualan anjing termahal yang pernah ada. Seorang pengembang properti membayar 12 juta yuan untuk seekor anjing mastif berwarna emas berusia satu tahun di sebuah pameran "hewan peliharaan mewah" di Provinsi Zhejiang di China timur, Selasa (18/3), lapor harian Qianjiang Evening News.

"Mereka berdarah (keturunan) singa dan merupakan yang terbaik dari jenis mastiff," kata peternak anjing Zhang Gengyun seperti dikutip harian tersebut. Zhang menambahkan, seekor anjing lain yang berbulu merah telah terjual seharga 6 juta yuan.

Anjing mastif Tibet yang besar dan kadang-kadang ganas dengan surai bundar membuatnya mirip dengan singa. Anjing jenis itu telah menjadi simbol status di kalangan orang kaya China dan telah membuat harganya jadi meroket.

Anjing berbulu emas itu tingginya 80 cm dan beratnya 90 kilogram, kata Zhang. Ia menambahkan, dirinya sedih telah menjual anjing tersebut. Nama pembelinya tidak disebutkan dalam laporan itu. "Anjing mastiff Tibet yang murni sangat langka sehingga harganya sangat tinggi," katanya.

Seekor anjing mastiff merah bernama "Big Splash" dikabar telah dijual seharga 10 juta yuan tahun 2011. Saat itu, penjualan tersebut menjadi yang termahal yang tercatat. Menurut laporan tersebut, pembeli di expo di Zhejiang itu dikatakan seorang pengembang properti berusia 56 tahun dari Qingdao yang berharap bisa mengembangbiakan anjing sendiri.

Harian Qianjiang Evening News mengutip pemilik situs web pembiakan mastif itu yang mengatakan bahwa tahun lalu seekor anjing terjual seharga 27 juta yuan di sebuah pameran di Beijing. Namun orang dalam di industri itu yang bermarga Xu mengatakan kepada harian tersebut bahwa harga yang tinggi mungkin merupakan hasil kesepakatan antara orang dalam di peternak demi meningkatkan nilai jual anjing mereka.

"Banyak kepakatan harga yang setinggi langit terjadi antara peternak hanya untuk sensasi, dan tidak ada uang benar-benar berpindah tangan," kata Xu. Para pemilik mengatakan anjing mastif, turunan anjing yang digunakan untuk berburu oleh suku-suku nomaden di Asia Tengah dan Tibet, sangat setia dan protektif.

 Kumis Terpanjang
Seekor kucing liar di Inggris memiliki kumis sepanjang 30 centimeter (cm). Kumis panjang yang dimilikinya ini membuatnya menjadi kucing dengan kumis terpanjang di Inggris. Kucing bernama Moggy ini sementara telah dirawat oleh yayasan perlindungan kucing setelah pemilik sebelumnya tidak merawatnya dengan baik dan menelantarkannya di jalan.

Saat ini kucing unik ini sedang mencari pemilik baru. Kucing berbulu hitam putih ini telah memecahkan rekor sebagai kucing dengan kumis terpanjang di Inggris. Seorang relawan yayasan perlindungan kucing, Gill Canning, mengatakan bahwa dia berharap Moggy cepat mendapatkan pemilik baru yang dapat mengurus kumisnya.

"Moggy memiliki kumis yang sangat panjang, jadi saya pikir dia bisa menjadi hiburan di keluarga yang barunya. Moggy adalah kucing yang ramah dan lucu," ujar Canning. Demikian dilansir Daily Mail, Kamis (13/3). Seperti diketahui, rekor kucing dengan kumis terpanjang di dunia telah dipegang oleh Maine Coon dari Finlandia pada 2005 silam. Maine Coon memiliki kumis sepanjang 19 cm. (okz/Kps)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments