Senin, 21 Okt 2019
  • Home
  • Serbaneka
  • Pria Dibebaskan dari Penjara Karena Tubuh Terlalu Besar

Pria Dibebaskan dari Penjara Karena Tubuh Terlalu Besar

Minggu, 30 Maret 2014 20:43 WIB
London (SIB)- Seorang pria di Inggris bebas dari hukuman karena tubuhnya tak cukup di kasur penjara. Adalah Jude Medcalf, pria asal kota Newton Abbot, Devon, yang dihukum karena merampok sebuah rumah, ia terbebas dari hukuman karena memiliki tubuh setinggi 2,4 meter.

Seperti dilansir Daily Mail, Kamis (27/3), tubuh Jude yang besar dan tinggi ini, membuatnya tak bisa menggunakan seragam tahanan dan tidur di kasur penjara, sehingga kepolisian memutuskan untuk membebaskannya setelah menghabiskan 75 hari di dalam penjara.

Tubuh besar Jude diperoleh karena sindrom Klinefelter, yaitu gangguan pertumbuhan yang langka. Artinya, Jude masih bisa tumbuh lebih tinggi dan lebih besar lagi. Dengan tubuh besarnya itu, Jude sudah melakukan banyak kejahatan. Salah satunya adalah kejahatan yang membuatnya dijebloskan ke dalam penjara.

Ketika itu, ia tengah merampok dan menyerang seseorang di mobil. Pacarnya yang melihat kejadian itu, berupaya menghubungi polisi, tapi Jade justru menembakkan pistol angin ke kekasihnya itu. Meski tak lagi di penjara, polisi tetap menghukum Jude dengan memberinya jam malam dan wajib lapor selama 12 bulan. "Dia dibebaskan bukan karena berbuat baik selama di penjara. Tapi karena hal fisik, seperti selimut dan pakaian," ujar William Parkhill, pengacara kekasihnya.

Pernyataan itu disetujui oleh Sue Cook, koordinator nasional Asosiasi Sindrom Klinefelter yang mengatakan bahwa sindrom klinefeler yang diderita Jude, seharusnya sudah diperhitungkan oleh pihak penjara. Sebab, itu bukan penyakit yang jarang dan sudah umum terjadi. Namun, Pihak kepolisian mengatakan bahwa mereka bisa saja menjatuhkan hukuman penjara yang lebih lama, tetapi Jude mengalami banyak kesulitan dalam hidupnya. (vivanews/h)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments