Senin, 21 Okt 2019
  • Home
  • Serbaneka
  • Polisi Masih Dalami Penyelidikan Pemilik 87 Ribu Pil Ekstasi di KNIA

Polisi Masih Dalami Penyelidikan Pemilik 87 Ribu Pil Ekstasi di KNIA

Rabu, 08 Januari 2014 16:21 WIB
SIB/int
Ilutrasi
Medan (SIB)- Penyidik dari Ditres Narkoba Poldasu masih mendalami temuan 87 ribu pil ekstasi tak bertuan yang diamankan petugas Bea dan Cukai dari Bandara Kuala Namu Internasional Airport (KNIA), (7/12/2013) lalu. Dalam proses penyidikan, Direktur Ditres Narkoba Poldasu Kombes Pol Toga Habinsaran Panjaitan mengaku, pihaknya masih mendalami kepemilikan ekstasi itu.

 "Kasus ini masih dalam penyidikan, termasuk menyidik alamat pengirim dan penerima. Semua info sekecil apapun akan berguna untuk mengungkap pemilik barang itu," ujar mantan Kapolres Labuhan Batu itu, Selasa (7/1).

Namun, untuk kepentingan penyidikan, polisi masih merahasiakan alamat pengirim dan tujuan pengiriman narkoba itu. "Jika dibeberkan, akan sulit diungkap pelakunya. Apalagi, alamat pengirim itu belum tentu sebenarnya," tambahnya.

Informasi diperoleh, pengirim 87 ribu pil ekstasi itu beralamat di Jalan Sisingamangaraja Medan. Barang itu dikirim melalui perusahaan cargo BCA beralamat di Jalan Pattimura Medan, dengan nama penerima HA di Banjar Baru, Kalimatan Selatan.
"Hal itu bisa menjadi bahan bagi penyidik kepolisian untuk mengungkap kepemilikan puluhan ribu butir pil ekstasi itu," kata sumber di Poldasu.

Ia juga mengatakan, dari informasi diterimanya, seBelum pengiriman pil ekstasi, Sabtu (7/12/2013) lalu, ternyata ada pengiriman barang melalui kargo PT BCA kepada nama yang sama di Kalimantan Selatan, Minggu (1/9/2013).

"Tanggal 1 September, ada pengiriman barang melalui cargo BCA dengan penerima yang sama HA," sebutnya.

Paket yang dikirim pada 1 September itu seberat 12 Kg itu diduga berisi pil ekstasi. "Jika berat paket 12 kilogram, diperkirakan pil ekstasi yang dikirim sebanyak 50 ribu butir. Disebutkannya, penggerebekan rumah tersangka di Komplek Taman Setia Budi Indah (Tasbih), Senin (9/12/2013) lalu, diduga juga terkait dengan kasus itu.

Terkait keterangan itu, Kombes Toga Habinsaran Panjaitan mengaku, belum dapat memastikan kaitan antara temuan 87.000 pil ekstasi di Bandara KNIA dengan penggerebekan di Komplek Tasbih. Namun, ditegaskannya, pihaknya akan mendalami informasi itu.

"Kami belum dapat menyimpulkan kaitan temuan 87 ribu pil ekstasi di KNIA dengan penggerebekan di Komplek Tasbih. Belum bisa dipastikan pemilik pil-pil tersebut, karena masih dalam pengembangan," jelas Toga. (A23/W)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments